oleh

Ketua GNPK-RI: Dana Covid-19 Diduga Buat Bancakan

-Daerah, Peristiwa-1.094 views

Tanganrakyat.id Indramayu-Surat undangan rapat dari Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu No. 005/281/Dishub, perihal undangan rapat mengenai pencegahan peredaran Covit-19 yang akan menelan dana 2 milyar di ruang rapat Kadishub Kabupaten Indramayu pada hari Rabu tanggal 15 April 2020, menuai kontroversi karena diduga buat bancakan. Ini dipaparkan oleh Ketua Ormas Pimpinan Daerah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (PD GNPK-RI) Kabupaten Indramayu, Djaja.

“Ada yang  janggal dengan undangan peserta rapat tersebut, di antaranya tamu undangan nomor 7 yaitu Ketua Ormas MPC Pemuda Pancasila, ini menuai banyak pertanyaan dari beberapa ketua Ormas-ormas lain yang ada di Kabupaten Indramayu karena banyak organisasi kepemudaan di Indramayu seperti KNPI, GMBI, GNPK,  GIBAS,” ujar Diaja,  Kamis (16/4/2020).

Surat Undangan Rapat Yang Menuai Kontroversi Dari Berbagai Organisasi Kepemudaan Di Kabupaten Indramayu (Foto.Red)

Kita Ormas Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Kabupaten Indramayu, sangat kecewa, karena selama ini kita semua organisasi kemasyarakatan juga relawan kemanusiaan semua ikut andil dalam mencegah  penyebaran virus Covid-19.

Lanjut Djaja, kegiatan pencegahan pandemi Covid-19  yang akan menelan biaya 2 Milyar tersebut menggunakan anggaran negara seyogyanya harus transfaran Dan melibatkan semua elemen masyarakat yang ada di Indramayu jangan pilih kasih.

“Kami juga berencana untuk segera bikin surat klarifikasi terkait hal ini, karena ini ada dugaan kegiatan kampanye terselubung salah satu bacabup kabupaten Indramayu dan tidak transfaran”. (C.tisna).

Komentar

News Feed