oleh

Cegah Penyebaran Covid-19, FSPPB Dan SPP UPMS I Memberikan Bantuan Fasilitas Cuci Tangan Portable (FCTP) Di Wilayah Sumbagut Dan Kepri

-Nasional, Sosial-142 views

Tanganrakyat.id, Sumbagut-Sebagai upaya pencegahan mewabahnya pandemik Covid-19 di wilayah Sumbagut meliputi Sabang, Meulaboh, Simeulue, Banda Aceh, Lhokseumawe, Medan, Pekanbaru, Dumai, Batam, Kepulauan Natuna, Pulau Sambu dan Padang, Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) dan Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memberikan bantuan Fasilitas Cuci Tangan Portable (FCTP).

Jumlah unit FCTP yang diberikan sebanyak 20 unit yang tersebar di wilayah Sumbagut, Kepri sampai Kepulauan Natuna dan Pulau Sambu ini, diberikan karena FSPPB dan SPP UPMS I ingin berperan dalam percepatan penanganan covid-19 dengan cara membantu dalam upaya pencegahan semakin bertambahnya jumlah pasien covid-19 di Indonesia dengan mengkampanyekan budaya menjaga kebersihan salah satunya dengan mencuci tangan setiap selesai beraktifitas dan berinteraksi dengan orang lain sesuai rekomendasi WHO dan Pemerintah RI melalui Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Sebagian FCTP diberikan kepada masyarakat antara lain kepada Puskesmas Banda Sakti kota Lhokseumawe, RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, Desa Gampong Meunasah Mon Aceh, Pasar Lam Ateuk Aceh, Kelurahan Tanjung Sekuang Kota Batam dan Kelurahan Batuang Taba Nan XX Lubuk Begalung kota Padang.
Beberapa lokasi di atas dinilai tepat untuk menerima bantuan FCTP ini karena berpotensi besar sebagai tempat penyebaran covid-19 karena tempat banyaknya aktifitas dan interaksi masyarakat. Dan juga pasar, puskesmas, rumah sakit dan kantor kelurahan merupakan sektor yang akan tetap beroperasi meskipun nantinya diberlakukan PSBB oleh masing masing pemerintah daerah.

Dengan adanya bantuan ini, semoga masyarakat akan banyak yang sadar bahwa pentingnya menjaga kebersihan melalui cuci tangan dengan langkah yang benar sehingga program FSPPB Peduli ini akan banyak membantu masyarakat Indonesia terhindar dari wabah covid-19.(Red)

Komentar

News Feed