oleh

Pasokan LPG 3 KG Mencukupi, Hiswana Migas Minta Masyarakat Tenang

-Daerah, Ekbis-522 views

Tanganrakyat.id, Indramayu-Himpunan Swasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kabupaten Indramayu meminta masyarakat untuk tidak panik dan tidak melakukan pembelian secara berlebih. Pasalnya, pasokan LPG 3Kg dari Pertamina mencukupi.

Kordinator daerah Hiswana Migas Kabupaten Indramayu, Asep Syaefudin mengatakan masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak membeli LPG 3 Kg secara berlebihan.

“Pasokan dari Pertamina cukup memadai. Bahkan, dalam minggu ini pasokan ditambah hingga 50 persen,” kata dia, Kamis (13/08/2020).

Asep mengakui, saat ini penggunaan LPG 3 Kg meningkat karena mulai maraknya acara hajatan atau pernikahan di sejumlah wilayah di Indramayu.

“Jumlah penggunaan LPG 3 Kg ada trend kenaikan. Tapi dengan jumlah pasokan yang ditambah, hal itu tetap masih terkendali,” kata dia.

Hal yang perlu dilakukan pengawasan adalah masih banyaknya penyalahgunaan penggunaan LPG 3 kg oleh industri serta rumah makan dan restauran.

“KIta terus lakukan sidak. Lakukan pantauan di industri dan rumah makan yang masih menggunakan elpiji 3 Kg yang bukan peruntukannya,” kata dia.

Selain itu, pada musim tanam, elpiji 3 Kg kerap digunakan untuk sektor pertanian, Elpiji 3 Kg digunakan sebagai bahan bakar genset yang telah dimodifikasi sebagai mesin pompa air untuk pengairan sawah. Rata-rata satu mesin bisa menggunakan 5 tabung per hari.

PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region III memastikan ketersediaan pasokan gas LPG (liquefied petroleum gas) di wilayah Indramayu. Suplai reguler dilakukan sesuai kuota LPG subsidi yang dicanangkan oleh Pemerintah, namun pada momen Idul Adha Perseroan telah melakukan tambahan pasokan (fakultatif) hingga 150% dari total kebutuhan rata-rata harian di Indramayu.

Sejak awal Januari 2020 – Juli 2020, MOR III telah menyalurkan lebih dari 28 ribu metrik ton (MT) atau setara 9,5 juta tabung LPG subsidi di Indramayu.

“Pasca Idul Adha, yakni awal Agustus, kami kembali menyalurkan LPG 3Kg ini secara reguler sesuai dengan ketentuan subsidi dari Pemerintah,” jelas Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III Eko Kristiawan.

Eko menjelaskan, LPG 3Kg merupakan amanat anggaran belanja negara melalui skema subsidi Pemerintah. Sehingga, Pemerintah melalui Pemerintah Daerah setempat menetapkan kuota LPG subsidi untuk disalurkan oleh Pertamina.

Berdasarkan Peraturan Presiden No. 104/2007 dan Peraturan Menteri ESDM No. 21/2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga, tertuang jelas bahwa alokasinya hanya ditujukan bagi rumah tangga pra sejahtera, yakni yang memiliki penghasilan di bawah Rp 1,5 juta per bulan, serta kegiatan usaha kecil dan mikro.

Sementara itu, masyarakat yang tidak sesuai kriteria pra sejahtera, pelaku industri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN)
dapat menggunakan LPG Bright Gas 5,5Kg dan 12Kg.

Eko mengimbau masyarakat untuk bersama-sama memantau pemakaian LPG subsidi ini sehingga bisa digunakan oleh masyarakat yang berhak.

“Berdasarkan pantauan tim di lapangan, pada musim panas/kemarau LPG 3 kg biasanya juga digunakan untuk pompa air di kawasan persawahan. Hal ini tidak sesuai dengan ketentuan alokasi LPG subsidi,” jelas Eko.

Menanggapi pemberitaan terkait harga LPG 3kg yang diatas Harga Eceran Tertinggi (HET), Eko juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG Subsidi di Pangkalan LPG resmi Pertamina, yang ada di setiap desa atau kecamatan. Dengan membeli di pangkalan resmi, masyarakat dapat menebus LPG 3kg dengan harga sesuai HET sesuai SK Pemda setempat.

Seperti di Desa Pekandangan, Kecamatan Indramayu, HET sebesar Rp 16 ribu per tabung LPG 3 kg bisa didapatkan melalui tiga Pangkalan LPG resmi Pertamina yang terletak di desa tersebut.

Baca juga:Gas Melon Menghilang Dari Pasaran Rakyat Jelata Menjerit

Pada awal Agustus 2020, Pertamina telah menyalurkan 1.150 tabung melalui pangkalan LPG tersebut untuk memenuhi sekitar 2.605 Kepala Keluarga (KK) di wilayah Desa Pekandangan.

“Untuk satu Kepala Keluarga diasumsikan menggunakan LPG 3kg sebanyak 2 tabung per bulan,” tambahnya. (Candra)

Komentar

News Feed