oleh

Kapal Pertamina Selamatkan Tiga Orang Nelayan Lombang Indramayu

-Daerah, Sosial-1.153 views

Tanganrakyat.id, Indramayu – Kapal Pertamina TB Balongan II berhasil menyelamatkan 3 orang nelayan asal Lombang Indramayu yang nyaris tenggelam di perairan laut Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Peristiwa terjadi pukul 06.40 WIB di sekitar SPM 150.000 DWT yang merupakan fasilitas transfer minyak Pertamina RU VI Balongan, Jum’at (19/2) pagi.

Melalui komunikasi handphone, Kapten Kapal TB Balongan II Moektar menceritakan, saat itu terdapat 3 orang nelayan teriak minta tolong karena kondisi perahunya mengalami kebocoran dan hampir tenggelam. Mendengar teriakan para nelayan, TB Balongan II yang saat itu sedang standby menjaga pengawasan di sekitar SPM 150.000 DWT bergerak mendekati perahu nelayan dan kru kapal TB Balongan II dari Marine RU VI Balongan juga bergegas memberikan pertolongan serta melakukan evakuasi terhadap ketiga nelayan yang sedang mengalami musibah tersebut.

Tiga orang nelayan, Sujana, Darim, Lasmita saat Kapalnya akan tenggelam karena bocor, berasil diselamatkan oleh Crew TB Balongan II milik PT Pertamina (Foto. Red)

“Ketika kejadian, setelah kapal TB Balongan II mendekati perahu, kru kapal kemudian mengikatkan tali ke perahu, kemudian dilanjutkan dengan mengevakuasi 3 orang nelayan ke dalam kapal TB Balongan II”, ungkap Moektar.

“Alhamdulilah semuanya dalam kondisi selamat, hanya satu orang atas nama Dasim mengalami keluhan sakit mual”, terang Moektar.

Setelah berhasil mengevakuasi 3 orang nelayan tersebut (Sujana, Darim, Lasmita) kru kapal memberikan pakaian ganti yang kering dan diberikan makanan agar kondisi membaik .

Namun, akibat ombak yang cukup besar menyebabkan tali pengikat perahu putus , sehingga membuat perahu nelayan terseret arus dan hanyut menjauhi Kapal sekitar pukul 08.10 WIB.

Melanjutkan langkah evakusi berikutnya, Kapten Kapal TB Balongan II kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada fungsi Marine Pertamina RU VI Balongan untuk membantu mengevakusi nelayan tersebut untuk dibawa ke darat, namun karena cuaca buruk dan ombak yang tinggi membuat proses evakuasi ke darat tertunda sehingga menunggu kondisi cuaca membaik .

Moektar juga menyampaikan sebenarnya lokasi di sekitar SPM merupakan area khusus kegiatan operasi Pertamina RU VI Balongan.

Baca juga:Pertamina Dampingi Mitra Binaan Go-Internasional, Kini Batik Cirebon Dikenal Mancanegara

Karena area tersebut merupakan lokasi transfer baik loading maupun unloading minyak Pertamina yang merupakan area high risk dan rawan kebakaran, selayaknya para nelayan tidak mencari ikan atau mendekati lokasi tersebut yang merupakan area penting bagi perusahaan obvitnas PT Pertamina RU VI Balongan. (Red)

Komentar

News Feed