Bangun Zona Integritas WBK WBBM, Lapas Indramayu Berikan Pelayanan Prima

  • Bagikan
Bangun Zona Integritas WBK WBBM, Lapas Indramayu Berikan Pelayanan Prima (Foto: Red)

Tanganrakyat.id, Indramayu -Pelaksanaan Desk Evaluasi Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan kerja Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat (Kemenkumham Jabar) kembali dilanjutkan.

Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal Kemenkumham yang dipimpin oleh Auditor Madya Erie Wijaya melakukan penilaian evaluasi terhadap 13 Satker Kemenkumham Jabar, pada Senin, 23/05/2022.

Kalapas Indramayu Beni Hidayat mengungkapkan Melalui strategi percepatan pembangunan zona integritas di lapas Indramayu pihaknya siap menyajikan proses birokrasi yang bersih dan pelayanan publik yang prima.

“Koreksi, saran, masukan dari tim penilai internal, segera kami implementasikan guna penyempurnaan pembangunan zona integritas di lapas Indramayu” ungkap Beni Kepada Wartawan

Diketahui, Dalam Desk Evaluasi tersebut setiap satuan kerja yang menghadiri penilaian adalah Tim Pokja dari Lapas Perempuan Bandung, Bapas Bogor, Bapas Bandung, Kanim Bandung, Lapas Indramayu, Lapas Majalengka, Bapas Cirebon, Lapas Cianjur, Lapas Sukabumi, Lapas Kuningan, Lapas Purwakarta, Lapas Sumedang dan Rupbasan Indramayu.

Melalui giat Desk Evaluasi ini seluruh Tim Pokja Kemenkumham Jabar memaparkan hasil Pembangunan ZI dalam bentuk inovasi dan program unggulan yang telah mereka laksanakan. Dari paparan yang disampaikan tersebut tim penilai memberikan beberapa masukan dan arahan kepada Satker terhadap kekurangan yang masih perlu diperbaiki.

selain itu tim penilai juga mengingatkan akan pentingnya pemenuhan data dukung sebagai bukti terlaksananya Pembangunan ZI di unit kerja masing-masing.

Baca juga :

Lapas Indramayu Canangkan Pembinaan Jasmani di Harkitnas

Dalam salah satu sesi pemaparan, Auditor Erie mengingatkan kepada Tim Pokja Satker atas pentingnya data perbandingan kinerja antara sebelum dan sesudah Perjanjian Kinerja, sebab dengan adanya perbandingan tersebut maka bisa diketahui apakah suatu Reformasi Birokrasi di Satker tersebut berjalan atau tidak berjalan. Erie juga menjelaskan bahwa ketiadaan peningkatan kinerja menunjukan Pembangunan ZI yang statis di suatu Satker.

Menutup sesi Desk Evaluasi, Erie dan tim penilai mengingatkan kembali kepada para Satker agar inovasi – inovasi yang mereka buat dirancang agar bisa terus berjalan tanpa henti dalam berbagai situasi dan kondisi. (Red)

  • Bagikan

Comment