Indramayu, tanganrakyat.id – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh dunia pendidikan Kabupaten Indramayu. Dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Kawedanan Jatibarang 2026, MTsN 7 Indramayu sukses tampil sebagai bintang lapangan dan panggung seni setelah memborong berbagai gelar juara bergengsi di tingkat ekskawedanan.
Kompetisi antarmadrasah yang berlangsung meriah ini menjadi wadah unjuk gigi bagi para siswa berbakat dari berbagai bidang. Berkat persiapan matang serta pembinaan intensif dari pihak madrasah, para kontingen MTsN 7 Indramayu berhasil mendominasi perolehan juara pada cabang olahraga maupun seni secara gemilang.
Deretan prestasi membanggakan tersebut diraih oleh para siswa berbakat di antaranya Nur Kholis yang sukses meraih Juara 1 Pidato Bahasa Arab, disusul oleh Fahri yang gemilang dalam Pidato Bahasa Inggris, serta Wawan Ruswandi yang keluar sebagai Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia. Tidak ketinggalan, Dwi Pratama menyumbangkan Juara 1 Solo Vocal, Danar Fadila menjuarai cabang Kaligrafi, dan Alisiana Putri mempersembahkan Juara Pidato Bahasa Arab putri.

Dominasi madrasah ini semakin sempurna setelah tim Voli Putra dan Voli Putri secara meyakinkan turut menyabet Juara 1 dalam cabang olahraga bergengsi tersebut. Keberhasilan menyapu bersih berbagai kategori ini membuktikan kualitas pembinaan ekstrakurikuler yang berjalan sangat baik di lingkungan madrasah.
Menanggapi pencapaian luar biasa ini, Kepala MTsN 7 Indramayu, Yayan Sopyandi, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam kepada seluruh kontingen. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras bersama yang akan terus dipertahankan melalui komitmen madrasah dalam menggali potensi serta minat bakat siswa.
”Kami akan terus menggali potensi minat dan bakat siswa, menjunjung tinggi sportivitas, serta menanamkan mental berani tampil sebagai juara,” ujar Yayan Sopyandi penuh semangat pada Kamis Kliwon, (6/8/2026), sembari menegaskan pentingnya kompetisi untuk membentuk karakter siswa yang kompetitif sejak dini.

Baca juga:
Lebih lanjut, Yayan Sopyandi berharap ajang Porseni ini tidak sekadar menjadi sarana pencarian bakat semata, melainkan momentum untuk mempererat tali silaturrahmi antar madrasah di wilayah Indramayu. Ia optimis kegiatan positif ini mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi dan berakhlakul karimah, tetapi juga memiliki rasa percaya diri tinggi dalam menghadapi tantangan zaman.













Comment