Perkuat Integritas dan Keberkahan Operasi, Perwira Kilang Balongan Gelar Doa Bersama

  • Bagikan
Perkuat Integritas dan Keberkahan Operasi, Perwira Kilang Balongan Gelar Doa Bersama (Foto: Red)

Balongan, tanganrakyat.id – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Balongan terus menanamkan budaya kerja yang berlandaskan integritas, keselamatan, dan nilai-nilai spiritual kepada seluruh Perwira. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Doa Bersama Fungsi Produksi yang berlangsung khidmat di Masjid Al-Kautsar Kompleks Kilang Balongan, Jumat (7/8/2026).

Mengusung semangat kebersamaan dan ikhtiar spiritual, kegiatan ini menjadi wadah bagi jajaran manajemen dan pekerja untuk memohon kelancaran operasional kilang, keselamatan kerja, serta keberkahan dalam menjalankan amanah perusahaan.

Kegiatan dihadiri oleh Tim Manajemen, pekerja Fungsi Produksi, serta Perwira dari berbagai fungsi di lingkungan Refinery Unit Balongan. Pada pelaksanaan kali ini, Bagian Oil Movement Fungsi Produksi II mendapat amanah sebagai penyelenggara kegiatan.

Selain diisi tausiah dan doa bersama, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyaluran santunan kepada Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an (PPTQ) Ammar bin Yasir di Desa Gelar Mandala, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Manager Produksi II Refinery Unit Balongan, Abdul Aziz Kholish, kepada pengasuh PPTQ Ammar bin Yasir, Ustadz H. Abdul Latif, M.Ag., untuk selanjutnya disalurkan kepada para santriwati penghafal Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, Abdul Aziz Kholish menegaskan bahwa keberhasilan operasional kilang tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi dan penerapan prosedur kerja yang disiplin, tetapi juga dibangun melalui kekuatan spiritual dan nilai-nilai moral yang menjadi landasan setiap insan perusahaan.

Doa Bersama Fungsi Produksi yang berlangsung khidmat di Masjid Al-Kautsar Kompleks Kilang Balongan (Foto: Red)

“Selain ikhtiar teknis dan penerapan standar keselamatan kerja yang ketat, pendekatan spiritual melalui doa bersama menjadi bagian penting agar operasional kilang senantiasa diberikan kelancaran, keandalan, serta keselamatan oleh Allah SWT. Nilai-nilai tersebut juga menjadi penguat bagi setiap Perwira dalam menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” ujar Abdul Aziz.

Sementara itu, Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Refinery Unit Balongan, Nurhidayanto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi wujud kepedulian sosial perusahaan dan insan Pertamina terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasi.

“Melalui santunan yang disalurkan kepada para santriwati PPTQ Ammar bin Yasir, kami berharap kehadiran Refinery Unit Balongan tidak hanya memberikan kontribusi dalam menjaga ketahanan energi nasional, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Semoga ikhtiar ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat serta menghadirkan keberkahan bagi semua pihak,” ungkap Nurhidayanto.

Puncak kegiatan diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz H. Abdul Latif, M.Ag. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh Perwira untuk senantiasa menjadikan kejujuran, amanah, dan keikhlasan sebagai fondasi dalam bekerja.

Menurutnya, setiap pekerjaan yang dilakukan dengan niat ibadah akan melahirkan tanggung jawab, profesionalisme, dan keberkahan.

“Bekerja bukan sekadar mencari nafkah, tetapi merupakan bagian dari ibadah. Ketika setiap tugas dijalankan dengan kejujuran, disiplin, dan keikhlasan, insya Allah setiap langkah akan membawa keberkahan, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun perusahaan,” pesan Ustadz Abdul Latif.

Baca juga:

Nyala Flare Kian Mengecil, Bukti Nyata Inovasi Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Dukung Net Zero Emission 2060

Melalui kegiatan ini, Refinery Unit Balongan berharap nilai-nilai spiritual, integritas, dan kepedulian sosial terus tumbuh di lingkungan kerja sebagai bagian dari budaya perusahaan, sehingga mampu mendukung terciptanya operasional kilang yang selamat, andal, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan ketahanan energi nasional.

Editor: Achmad A'la Derajat
  • Bagikan

Comment