Indramayu, tanganrakyat.id – PT Pertamina Patra Niaga RU Balongan menjamin kelancaran dan keamanan pasokan BBM pasca beredarnya informasi dan visual mengenai membesarnya nyala api Flare di Kilang Balongan pada Selasa dini hari (13/10). Sejalan dengan hal ini, tim terkait di Kilang Balongan telah melakukan pengecekan dan pemantauan secara menyeluruh terhadap kondisi tersebut.
Gas suar bakar (Flare) sendiri merupakan instalasi yang wajib ada pada industri minyak dan gas di seluruh dunia, tak terkecuali di Kilang Balongan. Keberadaan Flare menjadi penting bagi perusahaan migas karena berperan membuang kelebihan gas hidrokarbon yang muncul dari industri dengan aman. Nyala api yang terlihat merupakan aktivitas yang berkaitan dengan kegiatan operasional di area kilang yang dilakukan dengan mengikuti prosedur keselamatan dan pengendalian operasi yang berlaku.
Menanggapi informasi yang beredar tersebut, Pjs. Area Manager Communication, Relation dan CSR Andromedo Cahyo Purnomo menyampaikan Tim operasi dan HSSE Kilang Balongan terus melakukan monitoring untuk memastikan kondisi tetap aman dan terkendali serta tidak menimbulkan dampak terhadap masyarakat di sekitar area operasi.
“Kami memahami bahwa munculnya nyala api Flare yang terlihat lebih besar pada malam hari dapat menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Untuk itu, Kilang Balongan memastikan bahwa aspek keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan merupakan prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional. Kami juga menjamin hal ini tidak akan berdampak pada rantai pasokan BBM,” ujar Andromedo.
Baca juga:
Disebutkan Andromedo pula bahwa Kilang Balongan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan akan menyampaikan informasi lebih lanjut apabila terdapat perkembangan yang perlu diketahui masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” pungkas Andromedo.







Komentar