Anggaran Porprov Mandek, 34 Cabor Indramayu Ancam Boikot dan Tolak Berangkat ke Medan Laga

  • Bagikan
Anggaran Porprov Mandek, 34 Cabor Indramayu Ancam Boikot dan Tolak Berangkat ke Medan Laga (Foto: Red)

Indramayu, tanganrakyat id – ​Sebanyak 34 cabang olahraga (cabor) yang tergabung dalam kontingen Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat secara tegas mengancam memboikot ajang bergengsi empat tahunan tersebut dengan tidak memberangkatkan atletnya.

Ancaman masif ini mencuat akibat belum cairnya alokasi anggaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu untuk menunjang persiapan, suplemen, hingga akomodasi kontingen yang dijadwalkan bertanding di Bekasi, Depok, dan Bogor pada Oktober–November mendatang.

​Sejumlah pengurus cabor unggulan penghasil medali seperti Perbakin, Perbasi, Tarung Derajat, Kempo, hingga Tinju menyatakan tidak akan ambil risiko memberangkatkan atlet tanpa kejelasan finansial yang layak dari pemerintah daerah.

Baca juga:

Sang Guru Badai Meganagara Drajat Gembleng Atlet Tarung Derajat Sewilayah Tiga

Ketua Harian Tarung Derajat Indramayu, Kang Karyono, pada Rabu Pahing, 2 September 2026, bahkan blak-blakan menyebut peluang medali hanya akan menjadi mimpi belaka jika Pemkab Indramayu terus abai dan gagal memberikan support anggaran yang pasti untuk kebutuhan tanding para atletnya di lapangan.

​Krisis pendanaan ini dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris Umum KONI Kabupaten Indramayu, Maman Kostaman, yang mengungkapkan bahwa proposal anggaran senilai Rp4 miliar yang diajukan ke DPRD Indramayu hingga kini masih jalan di tempat tanpa realisasi nyata.

Berdasarkan data perbandingan, Indramayu tampak tertinggal jauh dibanding daerah tetangga seperti Kota dan Kabupaten Cirebon serta Karawang yang telah mengucurkan dana hibah mandiri jauh-jauh hari demi mendongkrak prestasi kontingennya.

​Ironisnya, janji angin segar dari Dinas Pemuda, Pariwisata, dan Olahraga (Dispara) dinilai belum menyelesaikan masalah krusial, sebab alokasi yang dibahas baru sebatas biaya perjalanan dan seragam tanpa menyentuh kebutuhan vital seperti alat tanding, baju tanding cabor bela diri, serta pembiayaan penuh bagi total 428 atlet dan official yang akan berjuang selama kurang lebih sepuluh hari.

​Jika Pemkab dan DPRD Indramayu tidak segera mengetuk palu pengesahan APBD Perubahan dalam waktu dekat, KONI bersama 34 cabor dipastikan bakal mengambil langkah ekstrem untuk mangkir total dari ajang Porprov XV Jabar.

Keputusan pahit ini diambil demi menyelamatkan atlet dari keterpurukan dan bentuk protes keras atas lambannya birokrasi daerah dalam menghargai perjuangan pahlawan olahraga lokal.

 

  • Bagikan

Comment