Kandanghaur, tanganrakyat.id – Prestasi gemilang dan membanggakan kembali diukir oleh peserta didik MTsN 4 Indramayu. Tim pencak silat madrasah ini berhasil mengukuhkan diri sebagai Juara Umum dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Antar Pelajar PSHT se-Jawa Barat.
Kejuaraan bertingkat regional tersebut diselenggarakan selama dua hari, yakni pada 17 hingga 18 Oktober 2026, bertempat di GOR Singalodra, Kabupaten Indramayu. Suasana kompetisi berlangsung sengit dan penuh semangat sportivitas antar kontingen dari berbagai daerah.
Dalam ajang bergengsi ini, kontingen MTsN 4 Indramayu sukses memborong total 16 medali. Perolehan tersebut terdiri atas 7 medali emas, 5 medali perak, dan 4 medali perunggu yang diraih oleh para atlet muda berbakat madrasah dari jenjang kelas VII hingga IX.
Tujuh medali emas berhasil disumbangkan oleh Ilhan Manzis (IX G), Lulu Aulia Labiba (IX A), Mouza Novriyani (IX F), Iqbal Muyassar (VIII A), Nazwa Puspita Devi (VII F), Renata Hilda Mar’atussoleh (VII C), dan Bening Apriliana (IX F). Sementara itu, lima medali perak diraih oleh Asma Khaerunnisa (VIII A), Vivi Nur Fahrizah (IX H), Affrea Dean Khasyakilla (VII B), Saipul Abdul Rahman (VIII E), dan Gendis Permatasari (IX E). Adapun empat medali perunggu disabet oleh Syahdu Nurwulan Apriliani (VIII A), Intan Permatasari (IX G), Winda Sepiyani (IX E), serta Salsabila ‘Ainurokhmah (VIII C).

Baca juga:
Kepala MTsN 4 Indramayu, Adi Mesya, S.Pd., M.PMat., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan seluruh atlet dan tim pelatih. Beliau menegaskan bahwa predikat juara umum ini lahir dari buah manis kerja keras, kedisiplinan tinggi, serta persiapan matang yang dijalani para siswa sebelum berlaga.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga atas pencapaian anak-anak. Gelar juara umum ini bukan sekadar hitungan medali, melainkan bukti nyata bahwa kesungguhan dan disiplin mampu melahirkan prestasi membanggakan. Semoga ini memotivasi seluruh siswa untuk terus mengembangkan bakat, tetap rendah hati, dan senantiasa menjunjung tinggi sportivitas,” tutur Adi Mesya. Senen Wage, 19 Oktober 2026, melalui sambungan selular.
Lebih dari sekadar ketangkasan fisik, pembinaan olahraga bela diri pencak silat di MTsN 4 Indramayu difokuskan untuk membentuk karakter luhur para siswa. Melalui ajang ini, para atlet dilatih untuk memiliki sikap saling menghormati, rasa tanggung jawab, keberanian, hingga kemampuan mengendalikan emosi, baik di dalam maupun luar gelanggang.
Keberhasilan memborong 16 medali ini sekaligus menjadi bukti nyata keselarasan dengan semangat CB4 yang diusung sekolah, yaitu Cerdas, Beriman, Berbudaya, Berkarakter, dan Berprestasi.
Capaian ini diharapkan menjadi pemantik lahirnya generasi muda madrasah yang tidak hanya unggul secara akademis dan non-akademis, tetapi juga memiliki fondasi karakter yang kuat.







Komentar