Borok Program Makan Gratis Indramayu Terbongkar: Rakyat Disuguhi Makanan Tak Layak, Oknum Diduga “Pesta” Anggaran!

  • Bagikan
Tomi Susanto, Sekretaris FPWI Kabupaten Indramayu (Foto: Red)

​Indramayu, tanganrakyat.id  – Harapan masyarakat Indramayu untuk mendapatkan asupan nutrisi melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berubah menjadi kemarahan setelah kualitas makanan yang dibagikan viral di media sosial karena dianggap menjijikkan dan jauh dari standar kesehatan.

Ironisnya, di tengah buruknya sajian tersebut, terendus aroma busuk dugaan monopoli suplai bahan baku oleh oknum-oknum yang sengaja mencari keuntungan pribadi dengan memangkas kualitas demi mempertebal kantong sendiri.

​Kondisi yang memprihatinkan ini memicu reaksi keras dari Sekretaris Jenderal Forum Perjuangan Wartawan Indramayu (FPWI), Tomi Susanto, yang secara tegas menginstruksikan seluruh jurnalis di bawah naungannya untuk melakukan investigasi menyeluruh mulai pekan ini. Pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.di Kantor FPWI Sindang.

Salahsatu contoh Makanan Bergizi Gratis MBG di Kecamatan Karangampel Buah Apel Dan Sisiran Boled Ungu (Foto: Red)

Langkah ini diambil sebagai respons atas keresahan warga serta temuan kasus di Kecamatan Krangkeng, di mana sebuah Satuan Pelayanan (SPPG) terpaksa ditutup sementara akibat terindikasi melakukan kecurangan administratif dan operasional yang merugikan publik.

Baca juga:

Tragedi Soto Beracun di SMA 2 Kudus: Program Makan Gratis Malah Jadi Petaka Massal!

​FPWI mengancam akan segera menyeret temuan lapangan tersebut ke ranah hukum jika terbukti adanya penyimpangan uang negara dalam pelaksanaan program ini. “Jangan main-main dengan perut rakyat!” tegas Tomi, menandakan bahwa aksi pengawasan ini tidak akan berhenti sampai para mafia anggaran yang “bermain” di balik program MBG di Indramayu tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan aparat penegak hukum.

Editor: Kang Prabu
  • Bagikan

Comment