BIKIN GELENG-GELENG! Target 10 Ribu Massa, Demo KOMPI di Indramayu Malah Sepi dan Berujung ‘Hadiah’ Biawak

  • Bagikan
Biawak kiriman Pendemo (Foto: Red)

Indramayu, tanganrakyat.id  – ​Mengklaim bakal mengerahkan hingga 10 ribu massa, aksi unjuk rasa terkait revitalisasi tambak di Indramayu pada Kamis Pahing, (30/4/2026) justru berakhir antiklimaks dan memalukan bagi penyelenggaranya.

Fakta di lapangan membuktikan bahwa jumlah demonstran yang hadir bisa dihitung jari, bahkan jauh kalah banyak dibandingkan personel keamanan yang berjaga. Narasi pengerahan massa besar-besaran yang digembar-gemborkan oleh Koordinator Umum KOMPI, Hatta, terbukti hanyalah isapan jempol dan gagal memobilisasi warga yang lebih memilih hidup damai dan kondusif.

​Kegagalan aksi ini menjadi tamparan keras bagi pihak yang mencoba meniupkan isu konflik dan memecah belah masyarakat Indramayu.

Warga Bumi Wiralodra membuktikan kedewasaan mereka dengan tidak mudah diadu domba demi kepentingan segelintir kelompok. Stabilitas daerah yang tetap terjaga justru menjadi bukti nyata tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Bupati Lucky Hakim.

Karakter sang bupati yang dikenal ramah dan merakyat terbukti ampuh meredam provokasi, membuat upaya penggiringan opini publik gagal total.

​Gagal menemui Bupati Lucky Hakim, massa aksi yang kecewa malah meninggalkan “hadiah” tak lazim berupa 5 ekor biawak di area pendopo.

Baca juga:

Bayar Ganti Rugi Pakai Koin, Massa KOMPI Tolak Proyek Revitalisasi Tambak di Pendopo Indramayu

Hatta bahkan secara terang-terangan melontarkan sindiran pedas, menyebut hewan berlidah panjang tersebut sebagai simbol “penjilat” yang mengelilingi lingkaran kekuasaan Bupati.

Aksi teatrikal yang dinilai konyol ini justru memicu reaksi keras dari publik yang mengecam tindakan tersebut karena dianggap tidak mencerminkan kedewasaan berdemokrasi.

Penulis: Achmad A' la DerajatEditor: Kang Prabu
  • Bagikan

Comment