Bangkalan, tanganrakyat.id – PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) berkolaborasi dengan UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Surabaya dan SMAN 1 Tanjungbumi resmi membuka Program Pelatihan Double Track pada Senin Pahing, 20 Juli 2026.
Kegiatan yang dilangsungkan di lingkungan SMAN 1 Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan ini bertujuan untuk membekali 40 siswa-siswi kelas akhir dengan keahlian praktis di bidang tata boga dan menjahit sebagai solusi atas tantangan sosial-ekonomi di wilayah ring 1 perusahaan.
Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) ini diinisiasi untuk menjawab keresahan tingginya angka lulusan SMA yang terkendala biaya kuliah dan minim keterampilan kerja, sehingga kerap berujung pada migrasi tenaga kerja ke luar daerah maupun luar negeri. Selama 5 hari penuh, para peserta mendapatkan pelatihan intensif dan bersertifikat yang langsung dibimbing oleh para mentor profesional dari UPT BLK Surabaya guna memastikan standar kompetensi kerja yang mumpuni.
Officer Commrel & CID Zona 11, Hardian, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan nilai tambah (added value) berupa ijazah akademik yang disandingkan dengan sertifikasi keterampilan vokasi. Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Pelatihan dan Sertifikasi UPT BLK Surabaya, Yudo Sembodo Hastoro Langgeng, menekankan bahwa sinergi lintas sektor ini sangat krusial agar generasi muda tidak hanya mengandalkan teori akademis, melainkan siap bersaing di dunia industri maupun merintis wirausaha mandiri.
Baca juga:
Rekor Global PHE: Perluas Eksplorasi 90.000 Km Persegi Demi Swasembada Energi Nasional
Kepala Sekolah SMAN 1 Tanjungbumi, Abdul Wahed, turut menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi PHE WMO yang telah menjalin sinergi berkelanjutan sejak tahun 2023. Melalui penyerahan sarana dan prasarana pendukung praktik ini, para pemuda Bangkalan diharapkan mampu berdaya secara ekonomi, menjadi motor penggerak perekonomian lokal, serta membuka lapangan kerja baru di daerahnya sendiri.













Comment