oleh

Ketua KPUD Indramayu Tidak Sigap Hadapi Pilkada Hingga Terjadi Kericuhan Dengan Wartawan

-Nasional, Peristiwa-1.201 views

Tanganrakyat.id, Indramayu-Indramayu hadapi pemilukada Kabupaten Indramayu diduga KPUD Indramayu tidak sigap, terbukti terjadi kericuhan dengan awak media hal ini terlihat dari akhlak tidak baik yang diperlihatkan oleh Ahmad Toni Fatoni Ketua KPU Indramayu, Ia terlibat cekcok dengan awak media lantaran kebijakan pembatasan peliputan pada kegiatan pendaftaran cabup- cawabup, Minggu (6/9/2020).

Kericuhan bermula saat KPU setempat membagikan kartu pengenal (Id Card) untuk awak media. Hanya saja, jumlah id card yang dibagikan hanya berjumlah 5 buah, sedangkan ada 50 wartawan baik wartawan lokal maupun nasional tidak dikasih id card.

Insiden adu mulut justru terjadi saat wartawan Tribunjabar.com dan Kompas TV berniat melakukan doorstop wawancara. Namun niat mereka dihadang oleh petugas KPU yang menjaga pintu gerbang.

Keruan, tindakan itu memicu kemarahan puluhan awak media. Tak lama berselang Ketua KPU Ahmad Toni Fatoni datang menemui wartawan. Sayangnya Toni terpancing emosinya hingga sempat melontarkan kalimat dengan nada keras. Hal itu yang semakin memicu kemarahan wartawan.

Yang mengecewakan, kebijakan yang sejatinya merupakan “perintah” Ketua KPU namun Toni malah mengaku tidak tahu apa-apa. “Saya tidak tahu apa-apa. Saya tidak tahu siapa yang membuat kebijakan ini, ” ujar Toni.

Mendengar penjelasan seperti itu, sejumlah wartawan kontan memprotesnya, seperti Dedi Mushasih dari Metro TV dan Adun Sastra dari Radar Indramayu. “Ketua KPU itu mengerti tidak sih tentang kebebasan pers. Ini konyol, kami pewarta butuh keterbukaan informasi dari KPU, ” tegas
Adun.

Ditempat terpisah Pemimpin Redaksi media www.tanganrakyat.id Kang Supardi, A.Md menyesalkan tindakan yang tidak terpuji Ketua KPUD Kabupaten Indramayu, boleh dibilang sangat arogan, harus diketahui juga bahwa media juga sebagai pilar demokrasi, apa jadinya negeri ini jika kebebasan media dibelenggu? Ironis dan memprihatinkan.

Beruntung keributan tidak berkepanjangan setelah Kapolres Indramayu AKBP Suhermanto menengahi keduanya. (C.tisna)

Komentar

News Feed