Indramayu, Jawa Barat, tanganrakyat.id – Tangis dan air mata bercampur menjadi satu di pesisir Kabupaten Indramayu, Rabu (29/1/2025). Banjir rob kembali menerjang, merendam ratusan rumah warga di Desa Kertawinangun, Kecamatan Kandanghaur. Ini bukan pertama kalinya desa ini dilanda banjir rob, namun dampaknya kali ini terasa lebih parah.
Rumah Tenggelam, Warga Mengungsi
Air laut yang pasang mulai naik sejak pagi hari, dengan cepat merendam rumah-rumah warga. Ketinggian air mencapai 40 sentimeter, membuat banyak rumah tidak bisa dihuni. Warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, meninggalkan harta benda mereka yang terendam air.
“Saya sudah lelah dengan banjir ini,” kata seorang ibu dengan suara bergetar, “Setiap tahun kami harus mengungsi, meninggalkan rumah kami yang berharga. Kami tidak tahu sampai kapan penderitaan ini akan berakhir.”
Banjir rob tidak hanya merusak rumah-rumah warga, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi anak-anak. Mereka takut setiap kali melihat air pasang, teringat akan kejadian yang menimpa mereka.

“Anak-anak saya takut setiap kali melihat air pasang,” ujar seorang ayah dengan nada khawatir, “Mereka trauma dengan banjir tahun lalu. Saya khawatir trauma ini akan terus menghantui mereka.”
Banjir rob di Indramayu disebabkan oleh kombinasi faktor alam dan manusia. Perubahan iklim menyebabkan permukaan air laut naik, sementara kerusakan lingkungan seperti abrasi pantai dan alih fungsi lahan memperparah dampaknya.
“Pemerintah daerah harus bertindak cepat untuk mengatasi masalah ini,” kata Asma tokoh masyarakat setempat, “Kita tidak bisa terus membiarkan warga menderita akibat banjir rob setiap tahun.”
Pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi banjir rob, seperti membangun tanggul dan memperbaiki drainase. Namun, upaya ini belum sepenuhnya efektif.
“Kami akan terus berupaya untuk mencari solusi terbaik untuk mengatasi banjir rob di Indramayu,” kata seorang pejabat pemerintah daerah, “Kami juga membutuhkan dukungan dari masyarakat dan pihak-pihak terkait lainnya.”
Baca juga:
Menara Runtuh, Nasib Masjid Islamic Indramayu Jadi Sorotan
Meskipun dilanda kesedihan dan keputusasaan, warga Indramayu tetap memiliki harapan. Mereka berharap pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait dapat segera menemukan solusi untuk mengatasi masalah banjir rob, sehingga mereka dapat hidup dengan tenang dan aman di kampung halaman mereka.













Comment