Jakarta, tanganrakyat.id – PT Pertamina Hulu Energi (PHE), selaku Subholding Upstream Pertamina, menunjukkan komitmen kemanusiaan dengan menyalurkan total bantuan senilai lebih dari Rp5,9 miliar untuk masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, dan Aceh Tamiang.
Hingga awal tahun 2026, bantuan yang dihimpun dari berbagai entitas perusahaan, karyawan (Perwira), hingga organisasi wanita ini difokuskan untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana setelah fase tanggap darurat dilalui.
Penyaluran bantuan ini mencakup dua skema utama, yakni logistik senilai Rp1,1 miliar dan donasi dana lebih dari Rp4 miliar. Paket logistik yang terdiri dari bahan pangan, obat-obatan, genset, hingga air bersih didistribusikan melalui jalur darat dan udara melalui Bandara Halim Perdanakusuma guna memastikan kecepatan sampai di lokasi.
Selain itu, donasi finansial dikelola melalui kolaborasi strategis dengan berbagai lembaga kemanusiaan seperti PMI, Bazma Pertamina, hingga Pertamina Foundation untuk memastikan pemanfaatan yang tepat sasaran.
Baca juga:
Loncatan Produksi 2026: Pertamina EP Temukan Cadangan Minyak Melimpah di Adera Field
Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina, Hermansyah Y. Nasroen, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud kehadiran nyata perusahaan di tengah masyarakat.
Tak hanya mengirimkan lebih dari 200 dus pakaian dan perlengkapan ibadah, PHE juga menerjunkan langsung tim relawan ke lapangan untuk berkoordinasi dengan pemangku kepentingan setempat.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat di Indonesia.












Comment