PDAM Indramayu “Mati Suri” Pasca Lebaran, Warga Panyindangan Kulon Ngamuk dan Ancam Boikot Bayar!

  • Bagikan
PDAM Indramayu "Mati Suri" Pasca Lebaran, Warga Panyindangan Kulon Ngamuk dan Ancam Boikot Bayar! (Foto: Red)

​Indramayu, tanganrakyat.id – Amarah pelanggan Perumdam Tirta Darma Ayu (TDA) di Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang, memuncak setelah pasokan air bersih dilaporkan terhenti total sejak libur Idul Fitri hingga Kamis (26/3/2026).

Warga Blok Pecuk meradang karena di tengah kondisi air yang tidak mengucur selama seminggu, tagihan bulanan justru melonjak drastis hingga menyentuh angka Rp200.000.

Kondisi ini memicu gerakan boikot pembayaran tagihan di media sosial, di mana warga secara terang-terangan menolak membayar sebelum ada kepastian air kembali mengalir normal dan jernih.

​Krisis air ini sangat melumpuhkan aktivitas harian warga, mulai dari kebutuhan sanitasi hingga konsumsi, terlebih air yang sempat mengalir sebelumnya ber kondisi keruh dan berdebit kecil.

“Sudah seminggu air ngadat, kalaupun keluar cuma kecil dan kotor. Kami merasa dizalimi karena hanya disuruh bayar mahal tapi hak kami tidak dipenuhi,” keluh Titi (42) dan Supratini (53), dua warga terdampak yang videonya viral di platform X.

Mereka menuding pihak PDAM hanya melakukan perbaikan sementara (pencitraan) saat berita mencuat, namun masalah teknis di lapangan tidak pernah tuntas diselesaikan.

​Ironisnya, manajemen Perumdam TDA terkesan menutup mata terhadap penderitaan pelanggan di wilayah Sindang.

Manajer Cabang Sindang, Lina Aryani, memilih bungkam dan tidak merespons konfirmasi awak media terkait solusi konkret penanganan pipa atau distribusi.

Baca juga:

Menanti ‘Wasit’ PDAM Indramayu: Transparansi Pansel Diuji di Tengah Sorotan Publik

Di saat warga menjerit kekurangan air, akun resmi Instagram perusahaan justru hanya mengunggah imbauan “bijak menggunakan air” yang dinilai warga sebagai ejekan, mengingat tidak ada air sama sekali yang bisa ditampung atau digunakan secara bijak.

Penulis: Achmad
  • Bagikan

Comment