Palembang, tanganrakyat.id – PT Hakaaston (HKA) menyiagakan puluhan personel layanan operasi dan armada darurat di Ruas Tol Palembang – Indralaya (Palindra), Sumatera Selatan. Langkah cepat ini diambil guna menjaga keamanan, keselamatan, serta kenyamanan para pengguna jalan tol di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah sekitar ruas tol tersebut.
Peristiwa karhutla di sekitar area Tol Palindra terpantau terjadi sejak Juli hingga Oktober 2026, dengan puncaknya pada Agustus dan September. HKA melakukan kesiapsiagaan berkelanjutan karena gumpalan asap dapat memicu keterbatasan jarak pandang (visibility) berkendara. Hal ini memicu potensi bahaya bagi kelancaran arus lalu lintas masyarakat di Sumatera Selatan jika tidak ditangani secara sigap.
Guna mengantisipasi perubahan kondisi di lapangan secara cepat, HKA mengerahkan 25 personel gabungan yang terdiri dari tim patroli, rescue, derek, hingga petugas medis. Penyiagaan ini didukung oleh armada operasional lengkap, seperti kendaraan patroli, ambulans, hingga water tank berkapasitas 5.000 liter dan armada derek bertangki air untuk mendukung proses pemadaman awal.
Baca juga:
Gotong Royong Kodim 0616/Indramayu Bersihkan Puing Kebakaran di Eretan Wetan
Proses penanggulangan karhutla di lapangan dijalankan secara kolaboratif bersama BPBD Ogan Ilir, Manggala Agni, dan Polres Ogan Ilir yang menurunkan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), serta didukung posko penanganan BNPB di Gerbang Tol Pemulutan. Jika kondisi kabut asap meluas dan memburuk, tim gabungan juga menyiapkan helikopter water bombing untuk pemadaman udara.
Direktur Operasi HKA, Aminudin Azis, Pada Jum’at Pon, 23 mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menyesuaikan kecepatan, dan menyalakan lampu kendaraan saat melintasi titik asap. Bagi masyarakat yang menemukan kondisi membahayakan di sepanjang lintasan, HKA membuka layanan call center 24 jam melalui nomor 150-700 atau WhatsApp di 08112-77000.













Komentar