Buntut Janji Manis Pimpinan Indramayu Dikhianati! Ratusan Mahasiswa Cipayung Plus Bakal Gelar Aksi Lanjutan

Indramayu, tanganrakyat.id  – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus Indramayu menggelar aksi demonstrasi besar-besaran dengan mengepung Pendopo hingga Gedung DPRD Indramayu pada Kamis Wage, (29/10/2026).

Amarah pemuda ini meledak akibat carut-marutnya berbagai persoalan fundamental daerah, mulai dari hancurnya pendidikan, kemiskinan ekstrem, pelayanan kesehatan buruk, ancaman banjir rob Eretan, konflik agraria, kelangkaan BBM, hingga ketimpangan pembangunan di kawasan Indramayu Barat.

​Massa aksi secara tegas menuntut pertanggungjawaban nyata dari jajaran penguasa lokal dengan melayangkan total 25 tuntutan kritis. Sebanyak 18 poin desakan secara khusus menghantam kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin, sementara 7 tuntutan keras sisanya ditujukan langsung kepada wakil rakyat di DPRD Indramayu. Langkah ekstrem ini diambil karena melimpahnya potensi sumber daya alam Indramayu dianggap selama ini hanya dinikmati segelintir elit, bukannya membawa kesejahteraan bagi rakyat kecil.

​Sayangnya, perjuangan ribuan suara mahasiswa hingga larut malam tersebut justru dihadiahi sikap dingin dan sikap pengecut dari para pejabat. Pimpinan daerah maupun jajaran pimpinan DPRD Indramayu terbukti “bersembunyi” dan sama sekali tidak mau menemui massa aksi untuk berdialog secara langsung.

Kekecewaan mendalam pun membakar semangat para demonstran yang merasa aspirasi rakyat Indramayu terus diabaikan oleh jajaran eksekutif dan legislatif.

​Merasa dilecehkan oleh sikap cuek pemerintah daerah, Aliansi Cipayung Plus Indramayu melayangkan ultimatum keras berupa tenggat waktu untuk merespons seluruh tuntutan secara resmi dan tertulis.

Baca juga:

Guru MTsN 2 Indramayu Perkuat Kompetensi Lewat IHT Penyusunan Soal HOTS Demi Wujudkan Pembelajaran Bermakna

Jika Pemkab maupun DPRD Indramayu tetap bebal dan bungkam tanpa memberi tanggapan pasti, massa mengancam akan melumpuhkan Indramayu dengan menurunkan gelombang massa yang jauh lebih besar tepat pada Hari Pahlawan, 10 November 2026.

 

Komentar