Tanganrakyat.id Indramayu-DPD KNPI Kabupaten Indramayu menggelar diskusi Terfokus untuk menelaah program pembangunan kepemudaan dalam draft RPJMD Kabupaten Indramayu Tahun 2021-2026 dalam mewujudkan Visi Indramayu Bermartabat, Rabu (23/6) bertempat di Gedung Pemuda DPD KNPI Kabupaten Indramayu Jalan Jenderal Sudirman.
Diskusi dihadiri oleh: Pengurus Harian/Pimpinan DPD KNPI Kabupaten Indramayu; Perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP); dan
Perwakilan Pengurus DPK KNPI Kecamatan.
Dalam kesempatan tersebut menghadirkan dengan narasumber sebagai berikut: Haji Ruswa, M.Pdi., Anggota DPRD Kabupaten Indramayu, mewakili Pansus RPJMD Kabupaten Indramayu Tahun 2021-2026, dengan beberapa poin materi sebagai berikut:
Pembahasan RPJMD Kabupaten Indramayu dilakukan antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dengan Pansus 5 DPRD Kabupaten Indramayu.
Pansus 5 DPRD Kabupaten Indramayu tidak ingin tergesa-gesa dalam membahas RPJMD Kabupaten Indramayu sebab disadari bahwa RPJMD merupakan dokumen penting yang menjadi acuan pembangunan di Kabupaten Indramayu selama 5 tahun kedepan, sehingga pembahasannya diperpanjang sampai dengan tanggal 29 Juni 2021.
Penyusunan RPJMD Kabupaten Indramayu selama ini dari periode ke periode terkesan copy-paste dan urusan kepemudaan tidak pernah terbahas secara detail.
RPJMD Kabupaten Indramayu Tahun 2021-2026 merupakan penjabaran fase ke-4 dari RPJPD Kabupaten Indramayu Tahun 2005-2025. RPJPD Kabupaten Indramayu Tahun 2005-2025 disusun dengan visi Remaja sedangkan RPJMD Kabupaten Indramayu Tahun 2021-2026 disusun dengan visi Bermartabat. Untuk itu perlu ada penyesuaian-penyesuaian dalam materi RPJMD Kabupaten Indramayu Tahun 2021-2026.
RPJMD Kabupaten Indramayu Tahun 2021-2026 terdiri dari 9 BAB, didahului dengan penyusunan secara Teknokratik untuk mempetakan isu strategis dan masalah pembangunan di Kabupaten Indramayu.
Dalam pemetaan permasalahan untuk penentuan prioritas dan sasaran pembangunan daerah, kepemudaan masuk pada:
Aspek : Sumber Daya Manusia
Urusan : Kepemudaan dan Olahraga
Masalah pokok : Rendahnya partisipasi pemuda dalam pembangunan
Akar masalah :
Belum tersedianya sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan kepemudaan
Masih rendahnya wirausahawan muda
Kurangnya pembinaan terhadap organisasi kepemudaan
Kurangnya motivasi mengikuti pemuda pelopor.
Apabila hasil pemetaan dan rumusan masalah tersebut dirasakan belum tepat maka masih dapat didiskusikan lebih lanjut untuk menjadi bahan perbaikan.
Asep Affandy, S,Sos., M.Si., Sekretaris pada Dinas Pemuda dan Olah raga Kabupaten Indramayu, dengan beberapa poin materi sebagai berikut:
Penyelenggaraan FGD yang diinisasi oleh DPD KNPI Kabupaten Indramayu merupakan langkah yang sangat bagus dan patut diapresiasi sebab selama ini komunikasi dalam tema pembangunan kepemudaan di Kabupaten Indramayu masih sangat minim.
Hasil FGD ini diharapkan dapat menjadi masukan untuk memperbaiki rumusan program dan kegiatan pembangunan kepemudaan di Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Indramayu selama 5 tahun kedepan.
Penyusunan perencanaan dan penganggaran yang selama ini dilakukan masih berdasarkan patokan pagu anggaran sehingga diharapkan kedepan akan berbasis kinerja. Untuk itu, partisipasi pemuda dalam memberikan masukan-masukan program dan kegiatan sangat diharapkan.
Program dan kegiatan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Indramayu yang diusulkan dalam draft RPJMD Kabupaten Indramayu mengacu kepada visi Bupati Indramayu terpilih yaitu Bermartabat.
Urusan kepemudaan dan olahraga dapat masuk pada misi ke-7 yaitu meningkatkan ekonomi dan daya saing melalui pengelolaan potensi unggulan daerah.
Diakui bahwa selama ini dalam penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Indramayu tidak melibatkan stakeholders kepemudaan.
Dalam melaksanakan kegiatan kewirausahaan pemuda masih terkendala pada permodalan sehingga diharapkan adanya koordinasi lintas sektor dan kerjasama dengan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Indramayu.
Pada kegiatan pemuda pelopor masih terkendala pada kurangnya minat pemuda untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Sedangkan Yoga Rahardiansyah, SH., Ketua DPD KNPI Kabupaten Indramayu, dengan beberapa poin materi sebagai berikut:
Peran pemuda sangat penting dalam pembangunan karena terlibat pada segala urusan, sehingga pemuda dapat masuk kepada semua misi pembangunan.
Masalah yang dirasakan selama ini adalah minimnya pemuda terhadap akses penganggaran dan minimnya koordinasi lintas sektor yang dilakukan oleh Pemerintah daerah dalam hal kepemudaan.
Penganggaran untuk kepemudaan dapat dijabarkan dalam Rencana Kerja (Renja) semua dinas, bukan hanya menjadi beban Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Indramayu.
Capaian kinerjanya dapat menggunakan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) yang didalamnya terdapat 5 domain indikator yaitu pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi.
Pembangunan kepemudaan diarahkan untuk dapat meningkatkan capaian IPP Kabupaten Indramayu, karena peningkatan IPP dapat berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Indramayu.
Untuk itu perlu disusun rencana aksi daerah kepemudaan agar menjadi arah pembangunan kepemudaan dengan kegiatan dan kerangkan pendanaannya.
Perlu diselenggarakan Musrenbang Kepemudaan untuk menampung aspirasi kegiatan kepemudaan agar dapat menjadi usulan kegiatan dalam pembangunan kepemudaan di Kabupaten Indramayu.
Penganggaran untuk urusan kepemudaan selama ini hanya dilihat pada berapa besaran anggaran pada Dinas Pemuda dan Olahraga serta berapa besaran hibah KNPI, padahal sebenarnya tersebar pada dinas/instansi lain selama kegiatannya dalam rangka pembangunan kepemudaan.
Pembangunan kepemudaan mengampu misi pembangunan ke-5 yaitu meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, dan misi ke-7 yaitu meningkatkan ekonomi dan daya saing melalui pengelolaan potensi unggulan daerah.
Selain itu, pembangunan kepemudaan juga masuk dalam 99 prioritas program unggulan yaitu pada prioritas program ke-30 yaitu pemberdayaan kepemudaan di setiap desa melalui penguatan fungsi dan pemberian insentif untuk karang taruna, dan prioritas program ke-33 yaitu pemberdayaan ekonomi untuk setiap OKP.
Di dalam KNPI terdapat 68 OKP yang perlu dibina dan diberdayakan. Dilemanya adalah bagaimana mendanai OKP jika selama ini OKP-nya sendiri mati suri.
Program prioritas bukan berarti mengesampingkan program lainnya.
Mengoptimalkan peran dari Lembaga Permodalan Kewirausahaan Pemuda (LKPP) untuk memberdayaakan OKP.
Dana yang diberikan kepada ORDA tidak berimbang dengan apa yang diterima oleh OKP Diharapkan agar pendanaan untuk kepemudaan proporsional dan manusiawi.
Hibah KNPI digunakan untuk 3 hal yaitu pembiayaan kebutuhan rutin/operasional sekretariat KNPI, pendanaan program/kegiatan di 31 bidang, dan bantuan operasional OKP.
DPD KNPI Kabupaten Indramayu belum memiliki gedung sendiri yang permanen, salah satu kendalanya adalah lahan yang belum tersedia.
Perlunya diimplementasikannya Perpres no 66 tahun 2017 tentang koordinasi sektoral kepemudaan. Perlu ditintaklanjuti dengan Keputusan Bupati Indramayu untuk membentuk tim koordinasi lintas sektor terkait kepemudaan di Kabupaten Indramayu.
Pemuda mengharapkan pemenuhan haknya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Perlu adanya kegiatan pemuda berskala nasional di Kabupaten Indramayu salah satu yang memungkinkan adalah Kegiatan pemuda pesisir.
Drs. Didda Kuswibawa, Plt. Sekertaris Bappeda Kabupaten Indramayu, dengan beberapa poin materi sebagai berikut:
Pembahasan draft RPJMD sedang berproses antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dengan Pansus 5 DPRD Kabupaten Indramayu.
Urusan kepemudaan masuk dalam misi ke-5 yaitu meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Setelah RPJMD, Dinas Pemuda dan Olahraga akan menyusun Rencana Strategis (Renstra). Diharapkan KNPI dapat memberikan masukan dalam penyusunan Renstra Dinas tersebut.
Penghitungan IPP merupakan kewenangan Bappenas sehingga daerah tidak dapat memformulasikan sendiri perhitungannya. Namun demikian, akan dilakukan kajian pemetaan kepemudaan di Kabupaten Indramayu oleh Bappeda Kabupaten Indramayu.
Terdapat 2 progam dalam urusan kepemudaan dan olahraga yang dilaksanakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga yaitu Program Pengembangan Kapasitas dan Daya Saing Kepemudaan dan Program Pengembangan Kapasitas dan Daya Saing Keolahragaan.
Dalam penyusunan rencana kegiatan sekarang mengacu kepada Permendagri Nomr 86 Tahun 2017 yang program dan kegiatannya sudah given. Artinya, nomenklatur usulan kegiatan harus sama persis dengan apa yang tercantum pada Permendagri tersebut, tidak dapat lagi menambah kegiatan yang nomenklaturnya tidak tersedia.
dengan pengembangan diskusi dari peserta sebagai berikut:
Bung Suhendrik, Sekretaris AMPI Kabupaten Indramayu, dengan beberapa poin pernyataan/pertanyaan sebagai berikut:
Meminta agar draft RPJMD Kabupaten Indramayu Tahun 2021-2026 dibagikan sebagai bahan diskusi pembangunan kepemudaan.
Pemuda agar dilibatkan dalam pembahasan RPJMD Kabupaten Indramayu untuk dapat memberi masukan dalam pembangunan kepemudaan di Kabupaten Indramayu.
Narasi rendahnya partisipasi pemuda dalam pembangunan adalah kurang tepat karena pemerintah juga kurang melakukan pembinaan terhadap kepemudaan.
Target capaian pada draft RPJMD berupa angka-angka belum menyentuh persoalan kepemudaan sehingga diharapkan pemuda dilibatkan mulai dari perencaaan sampai dengan evaluasinya.
Penganggaran kepemudaan selama ini lebih dominan kepada pemuda yang ada di luar daerah seperti pembangunan/pemeliharaan asrama perkumpulan mahasiswa, tetapi minim terhadap pembangunan kepemudaan di dalam Indramyunya sendiri.
Pemerintah daerah melalui dinas terkait diharapkan melakukan pembinaan terhadap OKP-OKP dan melakukan komunikasi sesering mungkin, bukan hanya undangan acara seremonial saja.
Pendanaan untuk kepemudaan diharapkan tidak terpengaruh oleh warna politik.
Bung Hamzah, Ketua DPK Cikedung, dengan beberapa poin pernyataan/pernyataan sebagai berikut:
Bagaimana solusi pembinaan OKP yang terstruktur?
Unsur OKP dan kepemudaan tidak pernah dilibatkan dalam Musrenbang Desa dan Musrenbang Kecamatan.
Untuk itu diharapkan OKP dan unsur kepemudaan dilibatkan agar dapat memberikan masukan-masukan kegiatan pembangunan kepemudaan.
Bung Erwin, Ketua Pemuda Pelopor Kabupaten Indramayu, dengan beberapa pernyataan/pertanyaan sebagai berikut:
Menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu karena penganggaran untuk pemuda pelopor masuk dalam skema pendanaan RPJMD Kabupaten Indramayu Tahun 2021-2026.
Dibutuhkan proses selama 4 tahun agar pemuda pelopor masuk dalam skema pendanaan yang diakomodir oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu.
Target capaian pembangunan kepemudaan terutama pemuda pelopor jangan hanya dibebankan pada Dinas Pemuda dan Olahraga. Untuk itu perlu dilakukan FGD sesering mungkin antara unsur kepemudaan dengan dinas/instansi terkait di Kabupaten Indramayu.
Beberapa poin tambahan diskusi yang dapat dirangkum adalah sebagai berikut:
Pemahaman yang belum sama antar SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap pembangunan kepemudaan sehingga fasilitasi dan pelayanan kepemudaan belum terakses oleh pemuda di Kabupaten Indramayu, mengacu kepada Perpres 66 Tahun 2077 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan.
Pemuda Kabupaten Indramayu hanya meminta haknya secara proporsional yang diatur peraturan perundangan-undangan.
Pemberdayaan ekonomi OKP dan pembinaan kewirausahaan tidak dapat dilaksanakan hanya oleh Dinas Pemuda dan Olahraga tetapi juga dilakukan secara lintas sektor.
Pembangunan gedung pemuda untuk KNPI tidak harus dianggarkan dari APBD Kabupaten Indramayu mengingat dinas/instansi di Kabupaten Indramayupun masih banyak yang belum memiliki gedung. Untuk itu, perlu dicari sumber pendanaan lainnya seperti APBD Provinsi Jawa Barat.
Sebagai tindaklanjut atas FGD ini, diusulkan beberap hal sebagai berikut:
Untuk program dan kegiatan urusan kepemudaan yang tercantum dalam draft RPJMD Kabupaten Indramayu Tahun 2021-2026, perlu dikembangkan lebih lanjut dengan FGD lanjutan yang diinisiasi oleh Bidang Pemerintahan dan Perencanaan Pembangunan KNPI sebelum tanggal 29 Juni 2021.
Dalam rangka pembangunan gedung pemuda, DPD KNPI dapat berkoordinasi dengan Bidang Aset Badan Keuangan Daerah Kabupaten Indramayu untuk dapat menggunakan tanah Pemerintah Kabupaten Indramayu.
Untuk dapat mengakomidir aspirasi dan kebutuhan pembangungan kepemudaan, perlu dilaksanakan Musda Kepemudaan yang dapat diinisiasi oleh Bidang Pemerintahan dan Perencanaan Pembangunan.
Perlu segera disusun rencana pelaksanaan kegiatan kepemudaan berskala nasional bahkan internasional sebagai branding kepemudaan di Indramayu. (Red)













Comment