Ubah Limbah Kayu Jadi Cuan, PHE OSES Dorong Kemandirian Warga Pulau Kelapa Dua

  • Bagikan
Ubah Limbah Kayu Jadi Cuan, PHE OSES Dorong Kemandirian Warga Pulau Kelapa Dua (Foto: Red)

Kepulauan Seribu, tanganrakyat.id – PT Pertamina Hulu Energi OSES (PHE OSES) menggelar pelatihan diversifikasi produk limbah kayu dan manajemen usaha bagi 25 anggota Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mancing Bahagia di Pulau Kelapa Dua pada awal Desember 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi sisa produksi kayu menjadi produk bernilai tinggi seperti umpan pancing cumi (lure), miniatur kapal, dan suvenir.

Baca juga:

Skandal “Raja Sidoarjo”: Dirut PLN NPS Jakfar Sadiq Digoyang Demo Karyawan, Isu Arogansi Meledak!

Melalui kolaborasi dengan ahli dari Somah Wooden Craft Yogyakarta, para peserta dibekali keterampilan teknis mulai dari standardisasi produksi (SOP) hingga teknik finishing yang lebih rapi dan kompetitif.

​Pelatihan ini tidak hanya fokus pada proses kreatif, tetapi juga menyentuh aspek krusial dalam bisnis, yakni manajemen pemasaran digital dan pemetaan target pasar. Peserta dibagi menjadi tim produksi yang ditantang menciptakan inovasi merchandise baru, serta tim pemasaran yang menyusun strategi agar produk lokal Kepulauan Seribu ini mampu menembus pasar yang lebih luas secara daring.

Langkah ini diambil untuk mengatasi kendala keterbatasan standar kualitas dan jangkauan pasar yang selama ini dihadapi oleh para pengrajin lokal di wilayah pesisir.

Head of Communication Relations & CID PHE OSES, Indra Darmawan, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Dengan memanfaatkan limbah yang ramah lingkungan, PHE OSES berharap warga Pulau Kelapa Dua tidak hanya terampil dalam berkarya, tetapi juga mampu mengelola usaha secara profesional.

Baca juga:

Achmad A’la Derajat Raih Emas Dalam Kejuaraan Taekwondo Gebyar Olahraga Pelajar SeJawa Barat

Program ini diharapkan dapat menjadi sumber penghidupan baru yang memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan laut dari tumpukan limbah kayu.

Editor: Achmad A'la Derajat
  • Bagikan

Comment