Indramayu, tanganrakyat.id – Cuaca ekstrem benar-benar melumpuhkan Kabupaten Indramayu pada Minggu (18/1).
Hujan deras yang mengamuk disertai angin kencang menyebabkan pohon-pohon besar tumbang secara serentak di titik-titik vital, papan reklame raksasa roboh, hingga banjir yang kembali merendam pemukiman warga.
Kondisi ini memicu tanya besar di tengah masyarakat: Sejauh mana kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam hal ini BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) menghadapi ancaman rutin ini?
Titik Lokasi: Dari Sport Center hingga Jatibarang
Berdasarkan data yang dihimpun, pohon tumbang dilaporkan terjadi di lokasi keramaian seperti Sport Center Indramayu, kawasan Paoman, serta beberapa ruas jalan protokol lainnya. Yang paling mengerikan, sebuah papan reklame di depan Toserba Yogya Indramayu juga ambruk, mengancam keselamatan para pengendara yang melintas.
Baca juga:
Tak hanya angin, “penyakit” lama berupa banjir kembali kambuh. Kecamatan Jatibarang lagi-lagi terendam air akibat intensitas hujan yang terlalu tinggi, memaksa warga untuk berjibaku dengan genangan.
Ketua Paguyuban Pedagang Sport Center Indramayu (PPSCI), Nurbaeti, melontarkan kritik keras terkait pemeliharaan fasilitas publik. Menurutnya, insiden pohon tumbang ini seharusnya bisa dicegah jika Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan tugasnya dengan benar, seperti di jalan Raya Ir Haji Juanda Desa Singajaya yang kalau ada angin sangat menguatirkan pengguna jalan raya.
“Perlu ada pemeliharaan rutin, terutama pohon-pohon tua. Jangan tunggu roboh baru bertindak. Peremajaan dan pemangkasan pohon yang sudah rapuh atau sakit itu harga mati untuk keselamatan masyarakat!” tegas Nurbaeti.













Comment