Respon Cepat TPPO “Pengantin Pesanan” China, Pemkab Indramayu Turun Tangan Selamatkan Warga Bojongslawi

  • Bagikan
Respon Cepat TPPO "Pengantin Pesanan" China, Pemkab Indramayu Turun Tangan Selamatkan Warga Bojongslawi (Foto: Red)

Indramayu, tanganrakyat.id  – ​Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KB-P3A) merespons cepat kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) berkedok “pengantin pesanan” ke China.

Pada Selasa (21/04/2026), tim yang dipimpin langsung oleh Kepala DP2KB-P3A, Haji Iman Sulaeman, mendatangi kediaman keluarga korban di Desa Bojongslawi, Kecamatan Lohbener, sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah dalam merespons keresahan masyarakat.

​Kasus ini mencuat setelah korban mengirimkan permohonan tolong melalui akun resmi media sosial tanganrakyat.id lantaran merasa terjebak dalam situasi berbahaya di luar negeri.

Menanggapi jeritan tersebut, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, segera menginstruksikan jajaran DP2KB-P3A untuk mengambil langkah konkret guna memastikan keselamatan warga tersebut.

Kunjungan ini pun dilakukan sebagai bentuk dukungan moral sekaligus upaya pemerintah untuk hadir langsung di sisi keluarga korban yang tengah dirundung kecemasan.

​Dalam pertemuan tersebut, Haji Iman Sulaeman menegaskan bahwa pihaknya memberikan pendampingan penuh, baik secara psikologis maupun sosial kepada keluarga korban. Tidak hanya itu, DP2KB-P3A kini tengah melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia guna mempercepat proses hukum serta upaya pemulangan agar korban dapat segera kembali ke tanah air dengan selamat.

​Bagi seluruh lapisan masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap berbagai tawaran pekerjaan yang mencurigakan agar tidak terjerumus dalam jaringan perdagangan orang.

Baca juga:

Jerit Hati Warga Indramayu: Nadia Diduga Disekap di China, Keluarga Memohon Bantuan Presiden Prabowo

Pemkab Indramayu berharap sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dan pusat dapat membuahkan hasil, sehingga korban bisa segera berkumpul kembali dengan keluarganya. Perlindungan terhadap perempuan dan anak pun kini menjadi prioritas utama yang harus didukung oleh seluruh stakeholder terkait.

Penulis: Achmad A' la DerajatEditor: Kang Prabu
  • Bagikan

Comment