Transformasi Matsama Menjadi Matamuda di MTsN 2 Indramayu: Fokus pada Madrasah Ramah Anak

  • Bagikan
Kepala MTsN 2 Indramayu, Mohammad Kholid, S.Pd.I., M.Pd.I., Saat Memberikan Sambutan (Foto: Istimewa)

​Indramayu, tanganrakyat.id – Kementerian Agama (Kemenag) resmi melakukan transformasi besar dalam masa orientasi siswa baru dengan mengubah istilah Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) menjadi Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) mulai Tahun Pelajaran 2026/2027.

Perubahan nomenklatur ini diterapkan serentak di seluruh Indonesia, termasuk di MTsN 2 Indramayu, sebagai langkah strategis dalam memperkuat program Madrasah Ramah Anak yang menempatkan murid sebagai subjek utama pendidikan.

Kepala MTsN 2 Indramayu, Mohammad Kholid, S.Pd.I., M.Pd.I., menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan upaya mendasar untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih humanis. Dalam keterangannya di MTsN 2 Indramayu, Jalan KHR. Yusuf No.1, Desa Singajaya, pada Senin Legi, (13/7/2026), Kholid menekankan bahwa tanggung jawab menciptakan suasana madrasah yang kondusif harus dipikul secara kolektif oleh seluruh warga madrasah, mulai dari guru hingga para murid itu sendiri.

​Sejalan dengan kebijakan pusat, pelaksanaan Matamuda di MTsN 2 Indramayu kini dikemas melalui pendekatan yang lebih kreatif, seperti permainan edukatif dan aktivitas pengembangan bakat. Hal ini dilakukan guna mencapai lima tujuan utama, yakni membantu adaptasi murid, menumbuhkan rasa bangga terhadap madrasah, menciptakan lingkungan yang aman, mengenalkan kurikulum positif, serta menanamkan nilai kepedulian lingkungan melalui konsep ekoteologi.

Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) mulai Tahun Pelajaran 2026/2027 di MTSN2 Indramayu (Foto: Istimewa)

Pihak Kemenag pun telah merilis petunjuk teknis (juknis) yang melarang keras segala bentuk praktik perundungan, perpeloncoan, serta kekerasan fisik maupun psikis selama kegiatan berlangsung.

Larangan tersebut bersifat mutlak, di mana seluruh rangkaian kegiatan wajib mengedepankan prinsip yang edukatif, interaktif, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik baru tanpa terkecuali.

Baca juga:

Lulus 100 Persen, Haru Warnai Pelepasan Siswa MTsN 2 Indramayu Menuju Generasi Emas

​Dalam pelaksanaannya, kegiatan Matamuda dibatasi maksimal selama lima hari kerja pada awal tahun ajaran baru dan wajib dilaksanakan sepenuhnya di lingkungan madrasah. Ketegasan aturan ini bertujuan untuk memastikan bahwa momen transisi dari jenjang pendidikan sebelumnya menuju madrasah dapat berjalan tanpa adanya tindakan yang merendahkan martabat murid, sehingga kesehatan mental dan fisik siswa tetap terjaga.

Melalui transformasi Matamuda yang lebih edukatif dan protektif ini, MTsN 2 Indramayu optimistis dapat mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter mandiri dan beriman.

Inovasi ini diharapkan menjadi standar baru bagi seluruh ekosistem pendidikan di madrasah, agar setiap murid merasa diterima, aman, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan percaya diri.

 

Penulis: Kang PrabuEditor: Achmad Ala Derajat
  • Bagikan

Comment