Tanganrakyat.id, Indramayu-Diduga oknum Kepala Bidang Pengawasan dan Perlindungan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, berisial BP menganggap bahwa para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial (Bansos) adalah orang-orang yang berpendidikan rendah dan lanjut usia sehingga ada ketakutan ATM akan rusak.
“Penerima bansos itu rata-rata menengah ekonomi ke bawah, masyarakat miskin, tingkat pendidikannya juga rendah, pemahamannya juga rendah, sudah tau ATM dia yang megang, dikasih-kasihkan ke orang, dititip-titipin. Artinya kan berawalnya dari siapa, dari masyarakatnya sendiri, makanya saya minta masyarakat tolong pegang masing-masing.” ujar BP kepada wartawan di ruangannya.(12/8/2021).
Masih menurut BP mereka pemegang KPM juga kebanyakan sekolah di SD gak lulus, gak ngerti pencet-pencet, tolong bantu edukasi, barangkali ada saudaranya, keluarganya, tetangganya, tolong jangan dititip-titipin, diajarin lah orang itu megang ATM, barang kali keblokir, ya udah ada tidak anak mantunya, jangan orang lain, kan harusnya seperti itu.” ketusnya.
Boy juga mengatakan bahwa ia sudah bertanya kepada perbankan.
Jika kartu KKS itu dipindahtangankan maka menjadi tanggung jawab siapa?
“Kalau kata Perbankan, kartu KKS itu menjadi tanggung jawab pribadinya masing-masing, kan bank waktu memberikan kartu ATM itu tidak ke siapa-siapa. Pada saat penyerahan kartu oleh bank sendiri, tidak oleh dinas, kecamatan, kuwu, pendamping PKH, TKSK, tapi oleh bank ke penerima langsung. Bahkan saya menyaksikan sendiri,” tuturnya.
Baca juga: Kadis Lingkungn Hidup Aep Surahman Gagap Ditanya Perda Retribusi Sampah
Menurut BP pihaknya sudah berulang kali melakukan edukasi terhadap KPM agar kartu tidak dipindahtangankan ke orang lain.
“Edukasi dulu, sosialisasi, awas pendamping PKH, TKSK, Pemdes, informasikan ke rakyat kartu jangan diberikan ke siapa-siapa, itu edukasi. Bahkan dulu tahun 2019 akhir sampai 2020 kita lakukan itu dengan ketua kelompok perwakilan dari KPM, itu ada sosialisasi, dari dinsos sosialisasinya,” ketus BP.
Sebelumnya, warga Desa Karang Mulya Blok Sukamelang Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, memprotes kartu ATM penerima manfaat bantuan sosial dari pemerintah pusat tidak pernah diberikan ke masing-masing penerima.
Baca juga: Data PMKS di Kabupaten Indramayu Harus Akurat Guna Atasi Masalah Sosial
Kartu-kartu tersebut diduga diamankan oleh pihak Bumdes setempat.
Sugriyanto selaku Ketua Bumdes Mulya Tama Mandiri, Jumat (6/8/2021), membenarkan bahwa kartu-kartu ATM Bank milik para penerima manfaat berada di pihak Bumdes dengan dalih keamanan. (KkP)













Comment