Buruh Gasbumi bersama elemen buruh tolak aturan baru pencairan JHT

  • Bagikan
Buruh Gasbumi bersama elemen buruh tolak aturan baru pencairan JHT (Foto: Ilustrasi)

Tanganrakyat.id, Indramayu – Ketua Gasbumi-Konfederasi Kongres Aliansi Buruh Indonesia (KASBI) Indramayu Hadi Haris Kiyandi bersama elemen buruh Indramayu Jawa Barat secara tegas menolak aturan baru yang diterbitkan pemerintah pusat mengenai syarat pencairan dana jaminan hari tua (JHT) 56 tahun.

“Aturan yang diterbitkan oleh Kementrian Ketenagakerjaan terkesan dipaksakan, karena Peraturan Menteri Ketenagakerjaan no.2 tahun2022 yang mengatur soal tata cara dan pembayaran JHT, dinilai sangat memberatkan buruh yang kehilangan pekerjaan. Pasalnya klaim dana JHT baru bisa dilakukan setelah peserta BPJamsostek umur 56 tahun, ” ujar Hadi Haris Kiyandi, Rabu (16/02) kepada awak media.

Masih menurut Hadi, ini aturan sangat merugikan buruh dan merupakan bentuk kezaliman dari penguasa kepada rakyat.

Baca juga: Buruh Indramayu Dan Berbagai Organisasi Masyarakat Unjukrasa Menolak Omnibus Law Cipta Kerja

Kami para buruh berharap aturan lama masih dipakai klaim BPJS Ketenagakerjaan boleh diklaim dengan catatan sudah tidak bekerja lagi. (Deni)

  • Bagikan

Comment