GTF di Bali akan dihadiri CEO Industri Pariwisata Dunia

  • Bagikan
Chairman Indonesia Tourism Forum (ITF) Sapta Nirwandar (kanan) dan Menparekraf Sandiaga Uno (kiri) pada jumpa pers di Jakarta terkait Global Tourism Forum, Senin 31 Oktober 2022 (Foto: Istimewa)

Tanganrakyat.id, Jakarta – Indonesia siap menjadi tuan rumah perhelatan akbar Global Tourism Forum (GTF) Annual Meeting (Pertemuan Tahunan Forum Pariwisata Global) 2022 yang rencananya diselenggarakan di Movenpick Resort & Spa Jimbaran Bali pada 17-18 November 2022.

Siaran pers Chairman Indonesia Tourism Forum (ITF) Prof. Sapta Nirwandar, Selasa (1/11/2022) menyebutkan, GTF Annual Meeting adalah event internasional terbesar dalam skala GTF. Berbagai event telah disiapkan untuk 300 delegasi yang akan hadir, seperti Tourism Investor Hall, Tourism CEO Club, dan Indonesia Business Forum.

Disebutkan pula, Pertemuan Tahunan GTF akan menjadi tonggak baru kebangkitan industri pariwisata Indonesia serta diharapkan dapat memicu kebangkitan pariwisata global, khususnya pariwisata di Indonesia.

Annual Meeting GTF 2022 yang mengambil tema “Time for Travel & Tourism – from Words to Actions” itu diselenggarakan oleh ITF bekerjasama dengan World Tourism Forum Institute (WTFI) serta didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemerintah Provinsi Bali, dan seluruh asosiasi industri pariwisata di Indonesia.

Acara tersebut diharapkan dapat dibuka secara langsung oleh Presiden Jokowi, didampingi Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, Presiden WTFI Bulut Bagci, dan Chairman of ITF Sapta Nirwandar.

Tidak kurang empat Kepala Negara diundang sebagai Pembicara Tamu, yakni Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Spanyol Pedro Sanchez, dan Sekjen PBB tahun 2007-2016 dari Korea Selatan Ban Ki Moon.

Puluhan pemain top industri pariwisata dunia akan tampil sebagai pembicara di hari pertama, di antaranya CEO Air Asia Tony Fernandes, CEO Singapore Airlines Goh Choon Phong, Managing Director IATA Willy Walsh, dan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

Selain itu akan tampil President & CEO Hyatt Hotels Corporation Mark Hoplamazian, CEO Tourism Industry Association of Canada (TIAC) Beth Potter, Managing Director Asia & Pacific ACI Stefano Baronci, CEO Rajawali Property Group Shirley Tan, dan President Director of Jababeka Budiyanto Liman.

Sementara itu pada hari kedua Pertemuan Tahunan GTF 2022 akan tampil Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dan Sekjen UNWTO Zurab Pololikashvili. UNWTO adalah badan dari Perserikatan Bangsa-bangsa yang bertanggungjawab bagi pengembangan pariwisata universal yang berkelanjutan.

Selain itu telah diundang sebagai pembicara Menteri Pariwisata, Seni dan Kebudayaan Malaysia Dato’ Sri Nancy Shukri, Menteri Pariwisata Bulgaria Nikolina Angelkova, dan Deputi Menparekraf Rizki Handayani serta Prof. Wiendu Nuryanti PhD, mantan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI (2011-2014).

Khusus dari kalangan industri pariwisata akan tampil sebagai pembicara, di antaranya CEO Pacific Asia Travel Association (PATA) Liz Ortiguera, President European Travel Commision (ETC) Luis Araujo, President and CEO US Travel Association (USTA) Geoff Freeman, dan Secretary General Carribbean Tourism Organization (CTO) Neil Walters.

Pembicara lainnya yaitu CEO Trip.com Group Jane Sun, President Asian Development Bank Masatsugu Asakawa, President Director of ITDC – Mandalika Ari Respati, dan CEO Grahawita Santika Andre Aziz.

Secara keseluruhan kurang lebih 30 pembicara internasional dan 22 pembicara nasional akan tampil di Bali pada Pertemuan Tahunan Forum Pariwisata Global itu.

“Semua mata dunia akan mengarah ke Indonesia, dan tertuju ke Bali, karena mayoritas delegasi acara bergengsi ini merupakan pimpinan tertinggi industri pariwisata. Back to back dengan G20, pada November 2022 ini kami berharap semangat Recover Together Recover Stronger juga akan ditanamkan pada event internasional tersebut,” kata Sapta Nirwandar.

Sapta Nirwandar yang juga Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2011-2014 itu mengungkapkan bahwa Annual Meeting GTF memainkan peranan penting dalam menarik investasi langsung ke dalam negeri, terutama saat awal pemulihan industri pariwisata pasca pandemi.

Baca juga :

Jadikan ADWI Program Unggulan, Sandiaga Uno Fokus Ciptakan Lapangan Kerja yang Berdampak pada Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Ia lebih lanjut mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia di bawah kepemimpinan Menteri Sandiaga Salahuddin Uno atas dukungan yang telah diberikan kepada ITF dan WTFI sehingga Indonesia dapat terpilih kembali sebagai tuan rumah Pertemuan Tahunan Forum Pariwisata Global 2022.

Penulis: Aat Editor: Kang Supardi
  • Bagikan

Comment