Tanganrakyat.id, Mandaling Natal, – Harun Mustafa Nasution, calon Bupati Mandailing Natal, membantah tuduhan memberikan keterangan palsu terkait ijazah SMA. Bersama teman-teman sekolahnya, ia memberikan klarifikasi ke Bawaslu Madina.
Harun mengakui pindah ke SMA Negeri 1 Panyabungan saat kelas 2. Ia melihat tuduhan ini sebagai kesempatan untuk mempererat silaturahmi dengan teman-teman lamanya.
Dua sahabat Harun, Hakimah dan Hasyim, juga memberikan kesaksian membenarkan bahwa Harun memang bersekolah dan lulus dari SMA Negeri 1 Panyabungan. Hakimah bahkan rela terbang dari Jakarta untuk memberikan klarifikasi, meski tengah berduka. Mereka berdua menegaskan bahwa Harun adalah sosok yang baik dan dapat dipercaya.
Klarifikasi ini diberikan sebagai respons atas laporan yang diajukan oleh HH. Harun berharap dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat Madina dapat lebih memahami dirinya.
Ia juga berharap perjuangannya ini dapat membawa perubahan positif bagi Kabupaten Mandailing Natal.
Baca juga:
Harun Mustafa Minta Oknum ASN Jangan Rusak Politik Riang Gembira
Pertemuan kembali dengan teman-teman sekolah setelah puluhan tahun tidak bertemu menjadi momen haru bagi Harun. Mereka semua merasa senang dapat bersatu kembali dan saling mendukung.
Persahabatan yang terjalin sejak masa sekolah terbukti sangat kuat.
Klarifikasi ini diharapkan dapat meredakan polemik terkait ijazah Harun Mustafa Nasution.
Bawaslu Madina akan menindaklanjuti laporan ini dan melakukan verifikasi terhadap semua bukti yang ada.













Comment