Tanganrakyat.id, Panyabungan, – Polemik terkait ijazah Harun Mustafa Nasution, salah satu calon kepala daerah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), akhirnya menemui titik terang. Anas, pihak berwenang yang terkait dengan masalah ini, memberikan klarifikasi resmi.
Anas menjelaskan bahwa setelah dikeluarkannya surat pengganti ijazah untuk Harun, pihak SMA Negeri 1 Panyabungan juga menerbitkan surat keterangan yang menyatakan adanya kesalahan penulisan nama dalam dokumen tersebut.
“Tahun 2023, Harun mengajukan permohonan surat keterangan kesalahan penulisan nama, dan kami kabulkan setelah adanya keputusan pengadilan,” ujar Anas. Rabu, (13/11/2024).
Dengan adanya surat keterangan resmi dari sekolah, diharapkan dapat meredam polemik yang berkembang di masyarakat. Anas juga berharap agar semua pihak, baik penyelenggara Pilkada maupun masyarakat Madina, tidak lagi mempermasalahkan isu ijazah ini. “Kami telah bertindak sesuai prosedur dan berdasarkan bukti-bukti yang ada,” tegasnya.
Lebih lanjut, Anas mengimbau agar masyarakat dapat fokus pada proses Pilkada yang sedang berjalan. “Mari kita bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif dan penuh riang gembira dalam menyambut pesta demokrasi ini,” ajaknya.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.













Comment