Indramayu , Jawa Barat, tanganrakyat.id – Sebuah keputusan bersejarah telah diambil oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang mengembalikan nama Alun-Alun Puspawangi menjadi “Alun-Alun Indramayu”. Langkah ini bukan sekadar perubahan nama, melainkan sebuah simbol kembalinya identitas dan kebanggaan masyarakat Indramayu, yang akrab disapa “wong Dermayu”.
Bupati Lucky Hakim dalam unggahan videonya menegaskan bahwa nama “Alun-Alun Indramayu” adalah jati diri yang harus dipertahankan. “Saya menilai, Alun-Alun Indramayu harus tetap bernama Alun-Alun Indramayu, tidak perlu diganti-ganti namanya,” ujarnya.
Keputusan ini disambut hangat oleh warga. Jubaedah, seorang warga, mengungkapkan, “Setuju banget! Nama Alun-Alun Indramayu lebih mencerminkan kebanggaan kita sebagai wong Dermayu.” Minggu (2/3/2025).
Perubahan nama ini diharapkan menjadi pemicu peningkatan fasilitas Alun-Alun. Warga menginginkan ruang publik yang nyaman dan representatif.
Fokus pada Pembangunan Infrastruktur
Bupati Lucky Hakim menekankan bahwa perubahan nama ini hanyalah bagian dari upaya lebih besar. Pemerintahannya fokus pada:
1. Perbaikan infrastruktur jalan yang rusak.
2. Renovasi fasilitas pendidikan yang membutuhkan perbaikan.
3.Pelaksanaan program-program sesuai visi-misi pemerintah.
Proses Administratif yang Transparan
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Indramayu, Erpin Marpinda, memastikan bahwa proses penghapusan aset nama lama telah dilakukan sesuai prosedur.
“Proses penghapusan aset sudah clear, dan sisa material telah diserahkan ke bidang aset,” jelasnya.
Dengan kembalinya nama Alun-Alun Indramayu, masyarakat berharap:
1. Alun-alun menjadi simbol kebanggaan daerah.
2.Ruang publik yang nyaman dan bermanfaat bagi semua kalangan.
3.Indramayu kembali ke akar budaya, kembali ke jati diri.
Baca juga:
Peristiwa ini menandai langkah penting dalam menjaga warisan budaya dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indramayu.













Comment