Indramayu Gercep Sayangi Ibu dan Lansia Lewat Program “REANG EMAN NING SEMA”!

  • Bagikan
Indramayu Gercep Sayangi Ibu dan Lansia Lewat Program "REANG EMAN NING SEMA"! (Foto: Red)

Indramayu, tanganrakyat.id – Kabar gembira datang dari Indramayu! Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu menunjukkan keseriusannya dalam memuliakan kaum ibu dan lanjut usia (lansia) dengan meluncurkan program inovatif bernama “REANG EMAN NING SEMA”. Program yang memiliki arti mendalam “menyayangi dan menjaga ibu” ini resmi digulirkan pada Jumat (11/4/2025) di Aula Ki Tinggil, Setda Kabupaten Indramayu.

Peluncuran program yang merupakan implementasi nyata dari program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat, “Jabar Nyaah Ka Indung”, ini dihadiri oleh Wakil Bupati Indramayu Syaefudin yang mewakili Bupati Lucky Hakim, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Indramayu, para Camat, serta jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Indramayu.

Wakil Bupati Haji Syaefudin, SH dalam sambutannya menegaskan betapa mulianya program ini. “Melalui semangat lokal Reang Eman Ning Sema, kita ingin membangun budaya menyayangi orang tua serta menciptakan Kabupaten Indramayu yang ramah lansia,” ujarnya penuh harap.

Keunikan program “REANG EMAN NING SEMA” terletak pada pendekatannya yang melibatkan partisipasi aktif para Aparatur Sipil Negara (ASN). Para abdi negara ini didorong untuk menjadi pendamping atau orang tua asuh bagi minimal satu lansia di sekitar tempat tinggal mereka. Langkah ini diharapkan mampu memberikan pendampingan yang lebih personal dan berkelanjutan bagi para lansia, terutama bagi mereka yang kurang mendapat perhatian dari keluarga.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disduk P3A) Kabupaten Indramayu, Cicih Sukarsih, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan finansial sesaat. “Harapannya, tidak ada lagi lansia yang terlantar di Indramayu. Lansia harus didampingi agar dapat hidup secara mandiri, produktif, dan kebutuhannya tercukupi,” tegasnya.

Baca juga:

Bulog “Gercep” Serap Gabah Petani Indramayu Jelang Panen Raya: Harga Stabil, Petani Tersenyum!

Program ini menargetkan janda, lansia, dan perempuan kurang mampu yang selama ini belum mendapatkan pendampingan yang memadai.

Data yang dipaparkan menunjukkan betapa besar populasi lansia di Kabupaten Indramayu, mencapai lebih dari 227 ribu jiwa, dengan rincian lebih dari 117 ribu perempuan dan 110 ribu laki-laki.

Program “REANG EMAN NING SEMA” menyasar berbagai kondisi lansia, mulai dari yang masih mandiri, asisten lansia, keluarga lansia, hingga lansia terlantar, keluarga lansia miskin, serta lansia dengan gangguan sosial.

Sebagai wujud nyata dari program ini, dalam acara peluncuran dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis berupa bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), paket sembako, dan kursi roda kepada para penerima manfaat. Bantuan ini merupakan hasil sinergi apik antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan BAZNAS Kabupaten Indramayu.

Langkah Pemkab Indramayu ini patut diapresiasi sebagai wujud kepedulian yang mendalam terhadap kesejahteraan kaum ibu dan lansia. Program “REANG EMAN NING SEMA” diharapkan tidak hanya menjadi program seremonial, namun mampu membawa perubahan signifikan dalam kehidupan para lansia di Indramayu, menciptakan lingkungan yang lebih ramah dan penuh kasih sayang bagi mereka yang telah berjasa.

  • Bagikan

Comment