Insramayu, tanganrakyat.id – Sejarah baru tercipta bagi masyarakat wilayah barat Indramayu. Bupati Indramayu, Lucky Hakim, didampingi Wakil Bupati H. Syaefudin, secara resmi meresmikan Tugu Titik Nol Kilometer Calon Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Indramayu Barat di Blok Harendong, Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, pada Senin (22/12/2025).
Peresmian ini menjadi bukti konkret komitmen pemerintah daerah dalam merealisasikan aspirasi pemekaran wilayah yang telah diperjuangkan selama puluhan tahun oleh berbagai elemen masyarakat dan forum pejuang pemekaran.
Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa pembangunan tugu ini bukan sekadar simbol fisik, melainkan perwujudan keseriusan politik dan dukungan psikologis bagi warga Indramayu Barat.
Beliau menyampaikan bahwa sambil menunggu pencabutan moratorium dari pemerintah pusat, pemerintah daerah fokus memperkuat kemandirian ekonomi calon DOB tersebut agar tidak gagal pasca-pemekaran.

Langkah strategis yang disiapkan meliputi pengembangan kawasan industri di Gantar, Sukra, Patrol, dan Kandanghaur, serta peningkatan produktivitas pertanian melalui intensifikasi lahan di wilayah LP2B.
Ketua Umum Fosma Inbar, Haji Abdul Rohman, SE, memberikan apresiasi tinggi atas langkah nyata pasangan kepala daerah ini dalam menepati janji kampanye mereka. Menurutnya, peresmian titik nol ini adalah momentum sejarah yang menyatukan semangat berbagai organisasi seperti PPKIB, PMIB, KORIB, dan elemen lainnya.
Peresmian ini dihadiri pula oleh Ketua DPRD Indramayu, unsur Forkopimda, serta para Camat dan Kuwu se-Indramayu Barat sebagai bentuk dukungan kolektif terhadap rencana pembentukan kabupaten baru tersebut.
Secara administratif, calon DOB Kabupaten Indramayu Barat dinilai sangat siap karena mencakup 10 kecamatan dan 95 desa dengan populasi mencapai 725.532 jiwa.
Dengan luas wilayah sekitar 927,26 km, wilayah ini diproyeksikan memiliki potensi geografis dan demografis yang mumpuni untuk berdiri sendiri.
Baca juga:
Melalui peresmian titik nol ini, diharapkan pemerintah pusat segera mencabut moratorium sehingga percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan di wilayah Indramayu Barat dapat segera terakselerasi.













Comment