Jakarta, tanganrakyat.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menyusul potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diprediksi mengguyur sejumlah wilayah Indonesia tepat pada hari pertama tahun baru, Kamis (1/1/2026).
Prakirawan BMKG, Miftah Ali, menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem ini dipicu oleh dinamika atmosfer di beberapa titik, mulai dari wilayah Aceh hingga Kalimantan Utara. Selain hujan lebat, beberapa kota besar seperti Padang, Yogyakarta, dan Banjarmasin juga berpotensi mengalami hujan disertai petir yang perlu diwaspadai oleh warga setempat.
Prakiraan cuaca ini mencakup sebaran yang luas di wilayah barat hingga timur Indonesia. Di bagian barat dan tengah, wilayah seperti Banten, Jawa Barat, hingga Jawa Timur masuk dalam daftar siaga, sementara di bagian timur, hujan petir diprediksi akan terjadi di Mamuju, Kupang, dan Merauke. Meskipun sebagian besar wilayah lainnya diprediksi mengalami hujan ringan hingga sedang, BMKG tetap meminta warga untuk tetap berhati-hati terhadap dampak turunan dari cuaca ini, seperti genangan air atau penurunan jarak pandang saat berkendara di tengah guyuran hujan.
Di sisi lain, BMKG memberikan kabar baik terkait pergerakan eks Siklon Tropis Hayley yang terpantau bergerak menjauh menuju daratan Australia.
Baca juga:
Miftah Ali menyebutkan bahwa dalam 24 jam ke depan, kekuatan siklon tersebut diprediksi akan melemah menjadi tropical low sehingga tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap potensi cuaca ekstrem maupun kondisi perairan di wilayah Indonesia. Dengan demikian, fokus utama kesiapsiagaan saat ini adalah pada potensi hujan lokal yang merata di berbagai daerah selama perayaan awal tahun.













Comment