Indramayu, tanganrakyat.id – Menanggapi tingginya risiko bencana alam di wilayah Jawa Barat, Korem 063/Sunan Gunung Jati menggelar Sosialisasi Mitigasi Bencana Alam secara virtual di Ruang Rapat BPBD Kabupaten Indramayu pada Kamis (8/1).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danrem 063/SGJ, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan satuan TNI bersama jajaran Forkopimda dalam menghadapi potensi ancaman bencana hidrometeorologi.
Danrem menegaskan bahwa kecepatan bertindak dan koordinasi yang solid adalah kunci utama dalam melindungi masyarakat dari dampak bencana.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, di antaranya Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, Sekda Indramayu Ir. Aep Surahman, serta Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang dan Idah Nuryani anggota DPRD dari Partai Golkar.
Dalam pertemuan tersebut, narasumber dari BPBD Jawa Barat dan BMKG Kertajati memaparkan pentingnya pemetaan wilayah rawan serta pemanfaatan data cuaca terkini sebagai dasar pengambilan keputusan darurat.
Mitigasi dinilai sebagai bentuk investasi keselamatan yang harus dipersiapkan sejak dini melalui penguatan SDM dan ketersediaan logistik yang memadai.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama unsur TNI-Polri berkomitmen untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat dalam mengenali peringatan dini dari BMKG.
Dengan adanya sinergi lintas sektoral ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan memiliki kesiapan yang sama dalam meminimalisir dampak kerugian, baik material maupun jiwa.
Baca juga:
Indramayu Banjir, KRI Bantu Evakuasi Warga
Langkah preventif ini menjadi bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan keamanan warga Indramayu di tengah cuaca ekstrem.













Comment