Indragiri Hilir, tanganrakyat.id – Polsek Sungai Batang melalui Bhabinkamtibmas Desa Benteng Barat menunjukkan komitmen nyata dalam menyukseskan Program Asta Cita Ketahanan Pangan Nasional Tahun 2026. Langkah ini diwujudkan melalui aksi pendampingan langsung terhadap kelompok peternak sapi milik warga di Desa Benteng Barat, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada Jumat (22/5/2026). Kehadiran Polri di tengah masyarakat ini bertujuan untuk memberikan motivasi serta dukungan moril agar para peternak dapat terus mendongkrak produktivitas usaha mereka.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Benteng Barat, AIPDA Dochi Patriosa, turun langsung ke lapangan bersama Ketua Kelompok Peternak Sapi, Joko. Saat ini, kelompok peternak setempat tengah mengelola tujuh ekor sapi yang diproyeksikan untuk membantu pemenuhan kebutuhan protein hewani daerah. AIPDA Dochi mengajak seluruh warga untuk konsisten mengembangkan sektor peternakan ini sebagai pilar utama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional yang mandiri dan berkelanjutan.
Kapolsek Sungai Batang, IPTU Bambang Sutriyanto, S.H., menegaskan bahwa keterlibatan aktif jajarannya merupakan bentuk tanggung jawab Polri yang tidak hanya fokus pada kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), tetapi juga pada kesejahteraan warga. Menurutnya, dengan hadirnya personel kepolisian, situasi yang aman dan kondusif akan tercipta, sehingga rantai aktivitas peternakan—mulai dari distribusi pakan hingga proses pemasaran hasil ternak—dapat berjalan tanpa hambatan.
Lebih lanjut, IPTU Bambang menjelaskan bahwa swasembada pangan di sektor peternakan merupakan strategi krusial untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara mandiri. Target besar ini dapat dicapai melalui perhatian khusus pada peningkatan populasi ternak, pemeliharaan kesehatan hewan, serta peningkatan kompetensi para peternak lokal. Faktor-faktor tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam mendongkrak roda perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Inhil.
Baca juga:
Skandal “Parkir Gaib” Inhil: Rakyat Diperas Rp5.000, Setoran PAD Cuma Recehan!
Melalui sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, program ketahanan pangan nasional ini diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak ekonomi yang nyata. Pendampingan ini menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi di tingkat desa mampu menjadi motor penggerak bagi penguatan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.













Comment