Indramayu, tanganrakyat.id — Kecelakaan lalu lintas beruntun yang tragis terjadi di Jalur Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, pada Minggu (12/7/2026).
Peristiwa nahas ini melibatkan sebuah mobil pikap yang mengangkut rombongan pengantar pengantin dengan dua unit truk. Kecelakaan ini menyita perhatian publik karena mengakibatkan belasan penumpang menjadi korban akibat hantaman keras dari dua arah yang berbeda.
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat total 13 orang korban dalam kecelakaan maut tersebut. Kepala Desa atau Kuwu Cempeh, Carkana, mengonfirmasi bahwa 9 korban di antaranya adalah warganya yang tinggal berdekatan, yakni di RT 11 RW 04, Blok Jemeti, Desa Cempeh, Kecamatan Lelea. Sementara itu, 4 korban lainnya diketahui merupakan warga dari Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener.
”Kami sangat merasakan kesedihan yang mendalam, karena kecelakaan itu merenggut warga kami yang berada dalam satu RT 11 RW 04 di Blok Jemeti,” ungkap Kuwu Carkana yang akrab disapa Kuwu Nana saat dihubungi melalui telepon selulernya pada Minggu (12/7/2026).
Tragedi ini meninggalkan duka yang teramat dalam bagi aparat desa dan keluarga korban, mengingat rombongan tersebut baru saja selesai menunaikan niat baik mengantar kerabatnya menikah.
Baca juga:
DUKA INDRAMAYU! Atlet Bulutangkis Berprestasi Meninggal Dunia dalam Kecelakaan
Terkait kronologi kejadian, Kuwu Nana menjelaskan bahwa insiden bermula saat mobil pikap yang dikemudikan oleh Warkidi melaju dari arah Barat (arah Jakarta). Kendaraan tersebut membawa rombongan yang hendak pulang menuju Blok Jemeti Kulon, Desa Cempeh. Sesampainya di area putaran (U-turn) Kiajaran Kulon, mobil pikap itu berhenti sejenak karena sedang bersiap untuk putar balik melintasi jalan arah ke desa mereka.
Nahas, saat sedang berhenti, tiba-tiba dari arah belakang muncul sebuah mobil truk yang langsung menghantam pikap tersebut dengan keras.
Benturan ini membuat mobil rombongan pengantin terdorong masuk ke jalur yang berlawanan. Pada saat yang bersamaan, dari arah Cirebon melaju truk lain yang tak sempat mengerem, sehingga kembali menghantam mobil pikap malang tersebut. Akibat hantaman beruntun ini, para penumpang tak dapat menyelamatkan diri dan beberapa korban dilaporkan sampai terpental keluar dari kendaraan.













Comment