Indramayu, tanganrakyat.id – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Diskominfo, BKD, Baperinda, dan Inspektorat mengikuti Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Penginputan Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) secara daring pada Selasa Legi, (1/9/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bapenlitbangda Provinsi Jawa Barat dan menghadirkan narasumber dari BSKDN Kementerian Dalam Negeri ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman, koordinasi, serta penyediaan data antarperangkat daerah guna mengoptimalkan proses pengukuran kinerja keuangan daerah.
Statistisi Ahli Pertama BSKDN, Zahrina Luthfi Raudina, menjelaskan bahwa IPKD merupakan instrumen strategis untuk mengukur kualitas tata kelola keuangan daerah yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Pengukuran ini mencakup berbagai indikator penting, mulai dari Standar Pelayanan Minimal, transparansi informasi keuangan, realisasi belanja, capaian kinerja, kapasitas fiskal, hingga opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang memerlukan dukungan bukti pendukung akurat.
Baca juga:
Sinergi Polri dan Media Warnai Malam Pengantar Purna Tugas Dua Perwira Polres Indramayu
Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Suwenda, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam bimtek ini menjadi langkah penting untuk memastikan proses penyediaan, verifikasi, dan validasi data berjalan dengan baik. Melalui kolaborasi lintas perangkat daerah yang solid, Pemkab Indramayu optimis dapat memenuhi seluruh indikator IPKD sesuai ketentuan berlaku demi mewujudkan perbaikan nyata dalam akuntabilitas keuangan daerah.













Komentar