Bandung, tanganrakyat.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung berujung musibah bagi warga di sekitar Jalan Cihampelas Atas No. 298, Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong. Pada Jumat Kliwon (30/10/2026) malam, sekira pukul 20.03 WIB, struktur kirmir atau tembok penahan sungai di wilayah tersebut tiba-tiba jebol dan tak sanggup menahan debit air yang meluap tajam.
Insiden mendadak ini memicu luapan air yang sangat deras langsung menerjang area pemukiman warga. Debit air yang datang secara tiba-tiba menghantam rumah-rumah di sekitarnya, merendam ruangan, serta merusak sejumlah barang berharga dan struktur bangunan milik warga setempat akibat kuatnya dorongan arus sungai.
Dugaan sementara menunjukkan bahwa jebolnya kirmir dipicu oleh tingginya curah hujan yang meningkatkan volume air secara drastis, melebihi kapasitas daya tahan tembok penahan sungai. Kejadian yang berlangsung cepat di malam hari tersebut sempat menimbulkan kegentingan dan kepanikan di kalangan warga sekitar saat berupaya menyelamatkan diri serta barang bawaan.
Baca juga:
Memperkuat Ekosistem Global: BWI Gelar Waqf Site Visit dan PKM Internasional di Bandung
Pasca-kejadian, warga di lokasi terdampak sangat berharap adanya tindakan cepat dari pihak dinas terkait dan pemerintah setempat untuk segera melakukan penanganan darurat serta perbaikan kirmir yang rusak. Langkah konkrit ini dinilai mendesak guna mencegah luapan susulan, memulihkan kondisi lingkungan, dan menjamin keselamatan warga sekitar dari ancaman banjir serupa.









Komentar