Banjir Margadadi: Warga Tuntut Normalisasi Saluran dan Sanksi bagi Developer “Nakal”!

  • Bagikan
Banjir Margadadi: Warga Tuntut Normalisasi Saluran dan Sanksi bagi Developer "Nakal"! (Foto: Red)

Indramayu, tanganrakyat.id – Koordinasi penanggulangan banjir di pemukiman sekitar Kelurahan Margadadi, Indramayu, terus digencarkan. Pertemuan yang digelar pada Rabu 28 Mei 2025 ini dihadiri Lurah Margadadi Lilis Lestiawati, jajaran RT/RW, Camat Indramayu Indra Mulyana, hingga Kapolsek Indramayu. Antusiasme dan kesigapan Kapolsek dalam menanggapi aduan warga terdampak banjir patut diacungi jempol.

Warga perumahan di Kelurahan Margadadi tak hanya menuntut solusi, melainkan eksekusi nyata. Desakan utama mereka adalah normalisasi saluran air yang mengalami pendangkalan parah. Mereka menginginkan pengurasan berkala sebagai langkah konkret untuk mencegah banjir berulang.

Camat Indramayu, Indra Mulyana, mengaku telah menegur beberapa pihak developer agar segera membangun embung atau sumur pompa resapan. Fasilitas ini diharapkan mampu meminimalisir debit air penyebab banjir di perumahan, khususnya di Kelurahan Margadadi. Tak hanya itu, Indra juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk segera mengambil tindakan cepat menanggapi keluhan warga di Margadadi dan Kelurahan Lemahmekar yang juga terdampak banjir.

Di sisi lain, Bella, salahsatu warga Perumahan Ningrat Satu Indramayu, menyuarakan kekesalan warga. Ia meminta dinas terkait untuk menyurati pihak developer “nakal” yang tidak bertanggung jawab terhadap pembangunan selokan perumahan.

“Pembangunan selokan perumahan yang enggak jelas pembuangan aliran airnya entah ke mana, ini merugikan warga,” tegasnya.

Baca juga:

Miris! Plt Lurah Margadadi Geram, TPS Talang Tembaga Jadi Lautan Sampah Tak Teratur

Bella juga mendesak dinas terkait untuk mengkaji ulang setiap permohonan izin pembangunan perumahan berikutnya. Ia menekankan bahwa kerugian terbesar justru ditanggung oleh konsumen atau penghuni rumah baru akibat tata kelola air yang buruk.

Editor: Yul
  • Bagikan

Comment