Potret Pilu Karmi, Lansia Tunanetra di Indramayu yang Bertahan Hidup dalam Gelap dan Belas Kasihan

  • Bagikan
Potret Pilu Karmi, Lansia Tunanetra di Indramayu yang Bertahan Hidup dalam Gelap dan Belas Kasihan (Foto: Red)

Indramayu, tanganrakyat.id – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan Desa Lelea, Kabupaten Indramayu, seorang lansia bernama Karmi (70) harus menjalani masa tuanya dalam kesunyian dan keterbatasan fisik yang memprihatinkan.

Sebagai penyandang tuna netra, warga Blok Bong RT 15 ini tidak lagi mampu mencari nafkah dan kini hanya bisa menggantungkan hidup sepenuhnya dari uluran tangan tetangga serta kerabat. Pada Selasa (6/1/2026), kondisi Karmi menggambarkan betapa berat perjuangan seorang lansia yang hidup tanpa penghasilan tetap di tengah keterbatasan penglihatan.

​Kondisi ekonomi keluarga yang sulit membuat Karmi tidak bisa berharap banyak pada anak laki-lakinya, yang juga tengah berjuang menghidupi anak dan cucunya sendiri.

Meski sesekali mendapatkan bantuan dari sang anak untuk sekadar memasak atau keperluan mendesak, Karmi mengaku merasa tidak enak hati karena sadar keluarganya pun hidup dalam kekurangan.

Ketidakmampuan untuk beraktivitas secara mandiri memaksa Karmi untuk terus menanti bantuan makanan sehari-hari dari tetangga sekitar yang merasa iba akan nasibnya.

Baca juga:

Sorotan Kemiskinan di Tengah “Pesta”: Indramayu Rayakan Hari Jadi ke-498 dengan Luka Terbuka

​Melalui pengakuan yang menyayat hati, Karmi sangat berharap pemerintah daerah maupun para dermawan dapat memberikan bantuan rutin agar ia tidak lagi menjadi beban bagi warga sekitarnya. “Saya hanya ingin hidup tenang tanpa menyulitkan orang lain, saya sangat berharap ada bantuan tetap dari pemerintah,” ungkapnya dengan nada lirih.

Harapan besar kini tertuju pada kebijakan pihak terkait untuk turun tangan meringankan beban hidup Karmi di sisa usia senjanya.

Penulis: Red
  • Bagikan

Comment