Rutan Tanjung Gusta Medan Pastikan Isu Napi Koruptor Kuasai Ponsel dan Peras Tahanan Hanya Hoaks

  • Bagikan
Rutan Tanjung Gusta Medan Pastikan Isu Napi Koruptor Kuasai Ponsel dan Peras Tahanan Hanya Hoaks (Foto: Red)

Medan, tanganrakyat.id  – ​Pihak Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IA Tanjung Gusta Medan membantah keras kabar viral mengenai narapidana kasus korupsi berinisial IS yang dituding bebas menggunakan ponsel serta melakukan pemerasan terhadap warga binaan lain.

Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, menegaskan bahwa setelah dilakukan pengecekan internal dan inspeksi mendadak pada Selasa (20/1), informasi tersebut terbukti tidak berdasar. Ia memastikan bahwa foto yang beredar di publik sebagai bukti pelanggaran bukan diambil di lingkungan kamar hunian Rutan Tanjung Gusta, sehingga kabar tersebut dikategorikan sebagai berita bohong atau hoaks.

​Inspeksi mendadak (sidak) dan penggeledahan kamar hunian dilakukan oleh tim gabungan dari Kanwil Ditjenpas Sumut, TNI, dan petugas Rutan untuk memastikan kondisi faktual di lapangan.

Hasilnya, petugas tidak menemukan bukti adanya praktik pemerasan, intimidasi, maupun kepemilikan alat komunikasi ilegal oleh mantan pejabat Kabupaten Batubara tersebut. Sebagai langkah transparansi, Andi menyatakan bahwa pihaknya telah menyediakan fasilitas Wartelpas resmi bagi seluruh warga binaan serta membuka Unit Layanan Pengaduan untuk menampung laporan valid dari masyarakat maupun penghuni rutan.

​Menyikapi polemik ini, Kepala Kanwil Ditjenpas Sumut, Yudi Suseno, mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam menyaring informasi yang belum terverifikasi demi menjaga kondusivitas lembaga pemasyarakatan.

Baca juga:

Langkah Berani Menteri Imipas! Selamatkan Ratusan Napi dari Lapas Terendam Banjir Aceh Tamiang, Banjir Pujian IWO

Meski isu tersebut tidak terbukti, pihak wilayah tetap berkomitmen menjalankan arahan Menteri Imipas untuk menindak tegas setiap pelanggaran sekecil apa pun di dalam rutan. Saat ini, situasi keamanan dan ketertiban di Rutan Tanjung Gusta dipastikan tetap terkendali dengan rutinnya jadwal razia bersama Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya.

Editor: Kang Prabu
  • Bagikan

Comment