oleh

Meredam Konflik Pemilu 2019 IWO Karawang Gelar Diskusi Publik

-Nasional, Politik-1.023 views

Tanganrakyat.id – Karawang-  Ikatan Wartawan Online (IWO) Karawang gelar diskusi publik  di hotel Swiss Bell in, mengambil tema ‘Peran Media Online Dalam Meredam Konflik Pemilu 2019, Rabu (21/11/2018)

Hadir diacara tersebut yaitu Wakil Ketua DPRD Karawang, Hj Sri Rahayu Agustina, Ketua KPU Karawang, Miftah Farid, dan Bendahara IWO Pusat, Dwi Kristianto. Sementara itu Ketua Bawaslu Karawang, Kursin Kurniawan berhalangan hadir.

Nara sumber Sri Rahayu yang juga sebagai Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat menjelaskan konstelasi politik jelang pemilu 2019 di Karawang berpotensi menjadi konflik. “Di Karawang ini baru Pilkades serentak, dan banyak parpol ikut masuk dalam Pilkades,” ucap Sri

Sementara itu Ketua KPU Karawang, Miftah Farid, menyebutkan ada 1000 lebih Caleg yang berkompetisi berebut suara dalam Pemilu 2019 nanti. “1000 lebih Caleg bertarung di Karawang, potensi konfliknya tinggi,” ucap Miftah.

Potensi konflik juga sangat mungkin terjadi akibat adanya aturan ambang batas parlemen yang naik dari 3,5 persen menjadi 4 persen. “Pastinya masing-masing parpol mati-matian berjuang agar dapat lolos ambang batas parlemen. Jika tidak lolos, parpol tersebut tidak punya kursi di DPR RI sehingga menjatuhkan pamor parpol itu sendiri,” ujarnya.

Sedangkan Bendahara IWO Pusat, Dwi Kristianto menyoroti tren media sosial dijadikan sumber informasi dalam pemberitaan oleh wartawan. Dwi meminta agar setiap wartawan memvalidasi ulang informasi ke sumber yang kompeten, lebih baik agak lambat dalam memberitakan daripada memberitakan sesuatu yang salah atau hoax,” ujar Dwi.

Dwi juga menyarankan kepada setiap wartawan terutama wartawan media online bisa melakukan tracking sebuah kebenaran informasi di media sosial dengan membuka website www.cekfakta.com untuk menghindari memberitakan hoax di tahun politik.

Media online sangat efektif dalam meredam konflik jelang Pemilu 2019 karena masyarakat sudah melek informasi melalui internet via gawai.

Lain halnya dengan Ketua IWO Karawang, Ega Nugraha menjelaskan saat ini ada 24 media online Karawang dan Regional Jawa Barat yang bergabung bersama IWO. 24 media online tersebut menurut Ega, solid dan kompak menjadi mitra dan sosial kontrol pemerintah termasuk ikut serta dalam upaya meredam konflik Pemilu 2019 dengan cara memberitakan sesuatu yang mencerdaskan dan anti hoax. (KkP)

Komentar

News Feed