oleh

Pedagang Pasar Daerah, Tuntut Pemda Indramayu

-Daerah, Peristiwa-1.468 views

Tanganrakyat.id, Indramayu – Ratusan Pedagang Pasar Daerah Indramayu melakukan aksi longmarh dengan rute Gedung DPRD, Kantor Satpol PP dan Pendopo Kabupaten Indramayu menuntut pemerintah daerah agar segera melakukan penutupan atas aktivitas usaha yang dilakukan oleh Toko Modern Cipto Gudang Rabat, Selasa (29/10/2019).

Hal itu berdasarkan pada SK Pencabutan Izin Usaha (SIUP) yang dikeluarkan oleh Dinas Perijinan Satu Atap Penanaman Modal beberapa waktu yang lalu. Akan tetapi sampai saat ini Toko Rabat tetap buka tidak mengindahkan SK tersebut.

Ketum Gantara Kawal Aksi Unras Pedagang Pasar Daerah, Guna Tuntut Keadilan Pemda Indramayu. (Foto. Red).

Koordinator aksi Sugeng Wahyudi dalam orasinya menuntut Pemda Indramayu agar pro rakyat kecil atas pelanggaran zonasi dan penetapan harga jual oleh manajemen Cipto Gudang Rabat yang menyebabkan Kepala Dinas Perijinan Satu Atap Dan Penanaman Modal mengeluarkan pencabutan SIUP Besar yang dimiliki Cipto Gudang Rabat.

Saat Unras di gelar di gedung DPRD Indramayu, masa di terima anggota dewan H Abdul Rohman, SE., MM., Ibnu Rismansyah Ketua Komisi III.

Selanjutnya didepan Pendopo Kabupaten Indramayu para pedagang pasar daerah ditemui oleh Asda II Jajang Sudrajat dan Kepala Bidang Penegakan Perda Kamsari Sabarudin keduanya berkomitmen untuk menampung dan menindaklanjuti aspirasi pedagang.

Ketua Umum LSM Gantara (Garda Taruna Nusantara)  Asep Syaefullah, SH., pun turut serta mengawal pedagang  serta memberikan saran masukan kepada pemerintah daerah Indramayu agar tanggap dengan aspirasi serta tuntutan para pedagang.

Harapan kami semua pihak yang berkepentingan dengan permasalahan ini, khususnya pemerintah Daerah Indramayu agar benar-benar memikirkan dan mencari solusi serta menindaklanjuti tuntutan tersebut agar permasalahan yang terjadi saat ini tidak semakin melebar dan merugikan para pihak yang terlibat didalamnya, pungkasnya. (C.tisna).

Komentar

News Feed