oleh

Pihak Universitas Wiralodra Akomordir Tuntutan Mahasiswa

-Daerah, Peristiwa-1.831 views

Tanganrakyat.id, Indramayu-Mewabahnya Virus Covid-19 di dunia tak terkecuali di Indonesia berdampak juga kepada Mahasiswa di Kampus seperti yang terjadi di Kampus Universitas Wiralodra Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Mereka menuntut subsidi quota Rp.150.000 Mahasiswa / bulan efek dari study from hom dan work from home berdasarkan edaran dari kemendikhud.

Menurut Humas Kampus Universitas Wiralodra Iman Cahyanto dan sekaligus sebagai perwakilan Rektor mengatakan kepada tanganrakyat.id bahwa dalam perjalannnya kami sudah mengevaluasi bahwa perkuliahan online ini memiliki beberapa kendala diantaranya tidak seragammnya aplikasi yang digunakan para dosen. kami dapat edaran tentang beberapa pilihan aplikasi seperti zoom clas room, whatsapp group, dll. dan kami menyarankan dalam edaran tsbt menggunakan aplikasi yang seminimal mungkin tidak menggunakan kuota banyak.

“Kami pahami dalam kondisi yang semua serba sulit ini, semuanya pailit karena imbas dari wabah virus Covid-19 yang melanda dunia tak terkecuali Indonesia dan berdampak pada kegiatan belajar dikampus seperti di Universitas Wiralodra ini, aspirasi Mahasiswa kita akomodir apa yang di sampaikan menjadi bahan evalusai bagi kita,” ujar Iman, Kamis (23/4/2020) di Kampus Universitas Wiralodra.

Lanjut Iman, untuk perihal mahasiswa yang menuntut 150.000 untuk pengganti quota kami tidak bisa memenuhi semua, tapi tuntutan tersebut tetap kita akomordir dengan dengan subsidi Rp. 50.000 itu adalah sebagai kebijakan kampus.

Di tempat terpisah Ketua BEM Kampus Universitas Wiralodra, Ervan memaparkan uang Rp.50.000 itu tidak mencukupi untuk kuliah online. yang mana tidak semua mahasiswa memiliki kesanggupan untuk membeli quota karena begitu banyaknya tugas Dari para dosen.

Baca juga: Mahasiswa Unwir Menuntut Kebijakan Kampus

“Tapi dalam kondisi pandemi wabah Covid-19 seperti ini, ya sudahlah mau gemana lagi karena pihak kampus hanya mampu memberikan subsidi RP.50.000 untuk quota itupun diambil dari pemotongan pembayaran SPP dan DPP, pungkasnya. (Candra)

Komentar

News Feed