Bambang Tirtoyuliono: Waspadai Bencana Faktor Cuaca

  • Bagikan
Bambang Tirtoyuliono Pejabat Sementara Bupati Indramayu (Foto.Red)

Tanganrakyat.id, Indramayu-Waspadai bencana faktor cuaca (hidrometeorologi) seperti tanah longsor, angin puting beliung, banjir yang diperkirakan dipenghujung tahun 2020 hingga awal tahun 2021 yang disebabkan oleh pengaruh La Lina yang melanda sebagian wilayah Indonesia. Hal ini ditegaskan oleh Pjs. Bupati Indramayu Bambang Tirtoyuliono saat Apel Siaga Bencana, Jum’at (06/11/2020), di Halaman Polres Indramayu.

Bambang menegaskan, fenomena hidrometeorologi berpotensi mengakibatkan terjadinya bencana alam. Apalagi fenomena musim penghujan saat ini, intensitas curah hujannya cukup tinggi yang disertai dengan angin kencang sebagai akibat terjadinya la nina.

Apel Siaga Bencana di Kabupaten Indramayu (Foto.Red)

Menurut Bambang, berdasarkan data kebencanaan di Kabupaten Indramayu, hidrometeorologi berpotensi menimbulkan bencana gelombang pasang/rob yang dapat melanda wilayah Indramayu yang umumnya terjadi di 10 kecamatan yakni Krangkeng, Karangampel, Juntinyuat, Balongan, Indramayu, Pasekan, Losarang, Kandanghaur, Patrol dan Sukra.

Baca juga: Kurangi Bencana Sungai, F-PRB Kabupaten Indramayu Lakukan Susur Kali Cimanuk

Sedangkan untuk daerah rawan banjir, umumnya terjadi di 8 wilayah kecamatan seperti Sukagumiwang, Kertasemaya, Jatibarang, Tukdana, Lohbener, Sindang, Losarang dan Terisi.

Baca juga: Aktivis Kemanusiaan KRI Mendapat Penghargaan Dibidang Kemanusiaan

Secara kolektif perlu dilakukan langkah-langkah mitigasi antara lain melalui upaya edukasi preventif dan upaya responsif tanggap darurat oleh seluruh pihak, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan maupun masyarakat secara kolektif dan kolaboratif melakukan penanganan bencana. Ini dilakukan sebagai upaya mengurangi cakupan wilayah yang terdampak bencana, kerugian harta benda, bahkan korban jiwa. (Red)

  • Bagikan

Comment