oleh

Bendung Cipanas II Blok Caplokan Desa Puntang Jebol, Ribuan Warga Mengungsi

Tanganrakyat.id, Indramayu-Jebolnya Bendung Tanggul Cipanas II Blok Caplokan yang terjadi Sabtu 27 Februari 2021 pukul 02:10 WIB dinihari menyebabkan warga Desa Puntang dan Krimun mengungsi.

Salah satu warga Desa Puntang, bernama Ayat (31) mengatakan jebolnya Bendung Tanggul Cipanas II Blok Caplokan telah menyebabkan warga Desa Puntang dan Krimun berbondong-bondong mengungsi.

Kondisi pengungsi warga Desa Puntang di Masjid dan Balai Desa Puntang (Foto. Red)

“Ini data pengungsi warga di Desa Puntang RT. 09=241, RT. 12=208, RT. 13: 212, RT. 14: 190, RT. 15=246, RT. RT.16=261, keseluruhan pengungsi Desa Puntang 2.071 orang dan ditempatkan sementara di Masjid dan Balai Desa Puntang dan ada juga yang mengungsi ke sanak Familinya, data kami ada sekitar 550 warga, ” ujar Ayat. Sabtu (27/2/2021) di Balai Desa Puntang.

Lanjut Ayat untuk kerugian saya sendiri
dampak banjir ini sekitar 40 juta terdiri dari sawah empang Ikan Mujaer, sayapun sangat berharap sebagai warga Desa Puntang agar tanggul Cipanas II Blok Caplokan segera diperbaiki secepat mungkin dalam hal ini oleh BBWS.

Tim Aktivis Kemanusiaan KRI (Komuntias Relawan Independen) Kabupaten Indramayu saat Koordinasi dengan petugas Desa Puntang (Foto.Red)

Di tempat terpisah Ranu Asmara (36) dari Aktivitis Kemanusiaan KRI (Komuntias Relawan Independen) Kabupaten Indramayu menambahkan untuk banjir akibat jebolnya Bendung Tanggul Cipanas II Blok Caplokan yang terparah Desa Puntang, dan Blok Depok Desa Krimun.

“Saya bersama teman-teman Relawan Kemanusiaan mengevakuasi warga di Blok Depok,” terang Ranu, Sabtu (27/2/2021) Pukul 16:26 WIB di sela-sela evakuasi warga.

Baca juga:Indramayu Banjir, KRI Bantu Evakuasi Warga

Alhamdulillah saat ini air mulai surut, mudah-mudahan tidak hujan karena kalau hujan air bisa naik lagi karena kondisi tanggul masih Jebol. (Eti)

Komentar

News Feed