Mahasiswa Di Jember Edukasi Masyarakat Cegah Stunting Dengan MP-ASI KCA

  • Bagikan
Mahasiswa Di Jember Edukasi Masyarakat Cegah Stunting Dengan MP-ASI KCA (Foto: Red)

Tanganrakyat.id, Jember, – Guna mendukung program pemerintah mengatasi stunting Mahasiswa di Jember berkolaborasi dengan Posyandu 46

mengedukasi masyarakat Desa Patemon dengan membuat  MP-ASI KCA (Kladu Ceker Ayam).

Mahasiswa membuat  MP-ASI KCA dalam rangka KKN Kolaboratif yang terdiri dari 6 Universitas, yaitu Universitas Jember, UIN Khas Jember, Universitas Islam Jember, Universitas PGRI Argopuro, Universitas Al-Falah Assuniah, Universitas Dr. Soebandi.

Alfina Aurelisca salahsatu mahasiswa sekalian penanggung jawab KKN Kolaboratif mengatakan pembuatan MP-ASI dari bahan bahan yang mudah didapat dengan harga terjangkau dan juga mengikuti kegiatan rutinan posyandu yang diadakan di Desa.

“MP-ASI KCA itu terdiri dari yaitu 300 gram ceker ayam, wortel, bawang merah, bawang putih, daun bawang, dan daun seledri. Cara memasak untuk pembuatan KCA yaitu dengan memasukkan ceker, tambahkan 1 liter air lalu masukkan wortel dan semua bumbu perbawang-bawangan, abis itu masukkan juga daun bawang dan daun seledri. Masak dengan api kecil hingga 1,5 jam, setelah 1, 5 jam pisahkan air dengan ceker, setelah itu pisahkan tulangnya dari daging ceker tersebut lalu diblender secara halus, abis itu saring kaldunya hingga hasilnya halus dan kental. Masukkan keplastik klip 6 sdm atau setengah plastic 6 x 10 letakkan difreezer jadi lebih mudah dihidangkan waktu makan,” ujar  Alfina Aurelisca. Minggu Wage, 25 Agustus 2024.

Lanjut Alfina Aurelisca tujuannya guna meningkatkan kesadaran para Ibu mengoptimalkan gizi pada anak-anak agar terhindar dari kondisi stunting dan anak-anak tetap bisa mendapat gizi yang cukup, membantu tumbuh kembang anak-anak usia 6 bulan sampai 2 tahun karena kaldu ini memberikan asupan gizi yang maksimal

Tim KKN-K Posko 139 Desa Patemon, Jember  yaitu Davieno Rarendra, Umi Muniro, Alya Amira Widyastuti, Firliya Dwi Saputri, Meylini Triya Novitasari, Zahrotul Latifah, Shofia Fitriyani, Nadaina Sofia, Alfina Aurelisca Ema N, Athirah Lauzah Risdiarto, Anas Tohir, Naufal Akbar D.M, Ryco Eltanto, Ahmad Rofiyasikin.

Baca juga:

Mahasiswa Penerima Beasiswa ICDF Dapat Pengarahan Sebelum Berangkat ke Taiwan

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat terutama para Ibu dan Calon Ibu di Desa Patemon, Kecamatan Tanggul semakin sadar mengenai pentingnya gizi terhadap perkembangan dan daya tahan anak, sehingga masyarakat dapat memahami efek buruk dari terjadinya kondisi stunting pada anak-anak dibawah usia 5 tahun.

  • Bagikan

Comment