Indramayu, tanganrakyat.id – Pemerintah Kabupaten Indramayu mengajak warganya untuk mengubah sampah menjadi berkah. Melalui sosialisasi yang digelar di Kelurahan Margadadi, masyarakat diajarkan cara mengelola sampah rumah tangga secara efektif dan ramah lingkungan.
Kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Lingkungan Hidup ini dihadiri oleh ratusan warga yang antusias mengikuti berbagai sesi pelatihan. Mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang pemilahan sampah organik dan anorganik, tetapi juga diajarkan cara membuat kompos dan produk daur ulang dari sampah plastik dan kertas.
“Kami ingin masyarakat melihat sampah bukan sebagai beban, melainkan sebagai peluang untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” ujar Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, DLH Indramayu, Endi Wahyadi.
Salah satu peserta sosialisasi, Ibu Siti, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini. “Saya baru tahu kalau sampah dapur bisa dijadikan kompos. Nanti saya akan coba buat di rumah,” ungkapnya. Selasa (21/1).
Selain pelatihan teknis, peserta juga diajak untuk memahami pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung program pengelolaan sampah pemerintah. Mereka diajak untuk aktif berpartisipasi dalam program bank sampah yang telah berjalan di beberapa RT dan RW.
“Dengan pengelolaan sampah yang baik, kita tidak hanya mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, tetapi juga bisa menciptakan nilai ekonomis dari sampah,” tambah Endi.
Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada masyarakat dalam upaya pengelolaan sampah. Berbagai program dan fasilitas akan terus dikembangkan untuk memudahkan masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga.
Baca juga:
Fokus Energi Hijau, PLTSa Siap Sulap Ribuan Ton Sampah Di Palembang Jadi Energi Listrik
Dengan semangat gotong royong, diharapkan masyarakat Indramayu dapat mewujudkan lingkungan yang bersih dan lestari untuk generasi mendatang.













Comment