Jakarta, tanganrakyat.id – Sayfa Auliya Achidsti, seorang pejabat muda di PT PLN (Persero), tengah menjadi sorotan. Meski digaji fantastis dan menikmati fasilitas mewah, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya justru terkesan sangat minim.
Achidsti, yang menjabat sebagai Vice President Komunikasi Perubahan, mendapat tugas khusus dari Direktur Utama PLN untuk membuat narasi pidato. Gajinya yang mencapai Rp80 juta per bulan jauh di atas rata-rata pejabat setingkatnya.
Namun, berdasarkan LHKPN yang dilaporkan ke KPK, total harta kekayaannya hanya Rp650 juta. Angka ini dinilai tidak sebanding dengan pendapatan dan gaya hidupnya. Anehnya, jumlah harta tersebut tidak mengalami perubahan signifikan dari tahun ke tahun.
Ketika dikonfirmasi, baik Achidsti maupun Direktur Legal dan Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, enggan memberikan komentar.
Pertanyaan Mengenai Transparansi
Temuan ini menimbulkan sejumlah pertanyaan terkait transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan di PLN. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
1.Selisih antara gaji dan harta: Kesenjangan yang signifikan antara gaji tinggi Achidsti dengan jumlah harta yang dilaporkan menimbulkan kecurigaan.
2.Perbedaan perlakuan: Perlakuan istimewa yang diberikan kepada Achidsti, seperti fasilitas setara direktur utama, juga menjadi sorotan.
3. Peran Direktur Legal dan Human Capital: Yusuf Didi Setiarto, yang bertanggung jawab atas pengelolaan sumber daya manusia di PLN, juga perlu menjelaskan perbedaan remunerasi antara pegawai organik dan pegawai yang direkrut melalui jalur profesional.
4. Keakuratan LHKPN: Pertanyaan mengenai keakuratan LHKPN yang dilaporkan oleh Achidsti juga perlu diajukan.
Baca juga:
PLN Icon Plus Diduga Langgar Aturan Upah, Dirut Disebut Bakal Naik Jabatan
Publik berhak mengetahui penjelasan yang jelas terkait temuan ini. KPK sebagai lembaga antikorupsi diharapkan dapat melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan bahwa tidak ada pelanggaran hukum yang terjadi.
PLN sebagai perusahaan milik negara juga perlu meningkatkan transparansi dalam pengelolaan keuangan dan memberikan penjelasan yang memuaskan kepada publik.













Comment