Tegas! Kohati Indramayu: Kartini Sosok Agamis, Emansipasi Bukan Westernisasi

  • Bagikan
Tegas! Kohati Indramayu: Kartini Sosok Agamis, Emansipasi Bukan Westernisasi (Foto: Red)

Indramayu, tanganrakyat.id – ​Korps HMI Wati (Kohati) Cabang Indramayu menggelar kajian intelektual bertema “Kartini Dalam Kacamata Islam: Emansipasi Tanpa Kehilangan Fitrah” di Gedung DPD KNPI Kabupaten Indramayu, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum bagi 20 peserta, yang terdiri dari kader Kohati dan perwakilan Kopri PMII Indramayu, untuk membedah sosok pahlawan nasional tersebut dari perspektif keislaman yang autentik serta relevansinya bagi perempuan masa kini.

​Ketua Umum Kohati Cabang Indramayu, Nur Azizah, dalam arahannya menegaskan bahwa esensi perjuangan Kartini sering kali disalahpahami sebagai bentuk westernisasi, padahal kenyataannya jauh dari itu.

Menurutnya, Kartini adalah sosok santri yang pernah berguru kepada K.H. Soleh Darat, di mana musuh utama perjuangannya bukanlah agama, melainkan musuh universal seperti kebodohan, kemiskinan, dan feodalisme yang harus dilawan oleh generasi perempuan saat ini.

Korps HMI Wati (Kohati) Cabang Indramayu menggelar kajian intelektual bertema “Kartini Dalam Kacamata Islam: Emansipasi Tanpa Kehilangan Fitrah” di Gedung DPD KNPI Kabupaten Indramayu (Foto: Red)

​Menghadirkan pemateri berkompeten, yakni Ayunda Engkung Kurniati Imron, S.Ag., M.H., dan Ayunda Citra Yoanita, S.H., M.Kn., diskusi ini mendalami bagaimana perempuan dapat berekspresi secara merdeka tanpa meninggalkan fitrah serta koridor agama.

Dalam kesempatan tersebut, Nur Azizah juga mendorong para peserta untuk tidak takut akan kemajuan intelektual, tetap aktif dalam ranah politik, serta terus memupuk militansi perkaderan sebagai wujud nyata perjuangan perempuan.

​Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Kohati Cabang Indramayu berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan perempuan yang lebih inklusif dan menyentuh masyarakat luas.

Baca juga:

Bukan Sekadar Santunan, HMI Indramayu Ajak Anak Yatim Borong Baju Lebaran Sendiri

Melalui rencana pembukaan kelas literasi dan agenda pemberdayaan lainnya, organisasi ini bertekad untuk mencetak “Kartini masa kini” dari kalangan Gen Z yang tidak hanya cerdas dan berdaya, tetapi juga tetap memegang teguh identitas keislamannya.

 

Editor: Yul
  • Bagikan

Comment